oleh

Polres Pamekasan Selidiki Tempat Yang Diduga Jadi Lokasi Prostitusi

PortalMadura.Com, Pamekasan – Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melakukan penyidikan atas dugaan sarang prostitusi di Desa Ponteh Kecamatan Galis usai insiden bentrok antara warga dengan Laskar Pembela Islam (LPI).

Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo menegaskan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi atas dugaan itu. Termasuk peristiwa penganiayaan dan pengrusakan dalam insiden tersebut. Penyidikan itu untuk mengungkap yang sebenarnya dari kasus tersebut.

“Di situ ditengarai ada kegiatan prostitusi, sudah kita lakukan penyidikan. Begitu juga dengan kejadian pengrusakan dan perkelahian atau penganiayaan dari kedua belah pihak, sudah kita dalami dan beberapa saksi kita sudah lakukan pemerikaan,” tegasnya, Rabu (24/1/2018).

Dia meminta kepada masyarakat yang menemukan kegiatan melanggar hukum untuk melaporkan kepada aparat kepolisian. Tidak boleh bermain hakim sendiri demi tegaknya keadilan di negeri ini, sehingga tercipta kondisi dan situasi yang aman dan kondusif.

Baca: Bisnis Prostitusi, Massa Laskar Pembela Islam Bawa Bukti Dua PSK ke Pendopo

Sabtu (20/1/2018), Laskar Pembela Islam (LPI) Madura terlibat bentrok dengan pemilik rumah dan warga sekitar usai melakukan sweeping di sebuah rumah di Desa Ponteh Kecamatan Galis yang diduga menjadi tempat bisnis esek-esek. Dari lokasi itu, LPI membawa dua wanita yang diduga menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) dan dibawa ke Pendopo Ronggosukowati sebagai bukti kepada pemerintah kabupaten.

Akibat aksinya itu, pemilik rumah dan warga melakukan pengrusakan terhadap kendaraan milik anggota LPI, termasuk sejumlah anggota mengalami luka-luka. (Marzukiy/Putri)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.