oleh

Polres Pamekasan Terus Dalami Tersangka Pembunuhan di Pamoroh

PortalMadura.Com, Pamekasan – Polres Pamekasan masih terus mendalami kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, karena persoalan tanah yang menewaskan 2 orang. Dan saat ini empat tersangkanya sudah menjalani persidangan di PN Pamekasan.

AKBP Sugeng Muntaha, Kapolres Pamekasan mengatakan, pihaknya baru menetapkan empat orang tersangka karena mereka yang sudah mencukupi alat bukti, sedangkan yang lain masih terus di dalami.

“Untuk tersangka lain memang masih ada peluang karena tidak menutup kemungkinan jika ada bukti-bukti lagi,” katanya, Rabu (29/4/2015).

Menurut Sugeng Muntaha, pihaknya tidak sembarangan menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan berencana itu, karena menyangkut alat bukti dan saksi-saksi.

“Kita juga hati-hati dalam menetapkan dan menangkap orang, karena kalau salah kita bisa dituntut,” jelasnya.

Sebelumnya, Ratusan warga Desa Pamoroh Kecamatan Kadur, Pamekasan, ngeluruk MapolresPamekasan, terkait penetapan tersangka kasus penganiaan akibat rebutan tanan di desanya yang dianggap janggal.

Menurut Saniyah (35 th) saudara korban, dirinya hanya meminta keadilan kepada polisi dalam penuntasan kasus tersebut. Sebab, dari sepuluh orang yang diduga pembunuh, yang ditetapkan tersangka oleh polisi hanya empat orang.

Adapun Korban pembunuhan dalam sengketa lahan itu adalah Marzuki dan Hannan, sementara empat orang yang kini sudah menjadi terdakwa dalam persidangan adalah Busana, Budi, Bahrawi dan Sundari. (reiza/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.