oleh

Polres Sumenep Dirikan 8 Pos Pengamanan Natal & Tahun Baru

PortalMadura.Com, Sumenep – Sedikitnya delapan pos pengamanan natal dan tahun baru didirikan Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Delapan pos pengamanan itu, meliputi Pos Pelayanan Taman Bunga (TB), Terminal Arya Wiraraja, Pelabuhan Kalianget, Gereja Maria Gunung Karmel, Gereja Pantekosta, dan Gereja Bethel.

Selamat Ibadah Puasa

Selain itu, di dua pintu masuk kota Kabupaten Sumenep yakni Perbatasan Prenduan dan Perbatasan Kecamatan Pasongsongan.

“Polres melibatkan 61 personel pada pengamanan natal dan tahun baru,” terang Kapolres Sumenep, AKBP Darman.

Kesiapan Polres Sumenep pada dua momen penting di akhir tahun ini, diawali dengan apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2020.

Apel berlangsung di lapangan Sanika Satyawada Polres Sumenep, Jl Urip Sumoharjo No.35 Desa Pabian, Kecamatan Kota.

Operasi Lilin Semeru 2020 akan berlangsung mulai 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

Pada kesempatan apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2020 tersebut, Kapolres Sumenep, AKBP Darman juga menyampaikan pesan dan penekanan Kapolri pada anggotanya.

“Siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan,” katanya.

Selain itu, lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.

Peningkatan kepekaan, juga perlu diiringi dengan kewaspadaan dan keseiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system,” ujarnya.

Pada proses penegakan hukum, kata dia, laksanakan secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas, namun tetap humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya, yakni kerjasama, sinergi dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

“Tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19 yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih,” tandas Darman.(*)

Penulis : Hartono
Editor : Desy Wulandari

Komentar