Polres Sumenep Terjunkan 2 Anjing Pelacak Bantu Cari Anak SD Terseret Arus Sungai

Penulis: HartonoEditor: Putri Kuzaifah
Polres Sumenep Terjunkan 2 Anjing Pelacak Bantu Cari Anak SD Terseret Arus Sungai
Dua ekor anjing pelacak, Ketty (warna hitam) serta Princes (coklat) diterjunkan dalam proses pencarian anak SD terseret arus sungai batas desa di Sumenep, Senin (28/3/2022). @portalmadura.com
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Pencarian korban terseret arus sungai batas desa di Kabupaten Sumenep, Madura, melibatkan Unit Satwa (K9) Polda Jatim, Senin (28/3/2022).

Empat anggota K9 dan dua ekor anjing pelacak, Ketty (warna hitam) serta Princes (coklat) mengawali penelusuran dari hulu sampai hilir sungai batas Desa Kebundadap Barat dan Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi.

“Panjang sungai yang dilakukan pelacakan atau penyisiran berjarak kurang lebih 900 meter,” terang Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S.

Korban hilang terseret arus sungai batas desa, yakni Fidya Talitatus Shofiyah atau Talita (8) warga Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi.

Talita yang masih duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar terseret arus sungai sepulang mengaji bersama neneknya Ibu Sana, sekitar pukul 16.45 WIB, Sabtu (19/3/2022).

Baca Juga:  Bupati Fauzi Minta KONI Gerak Cepat Bentuk Cabor Paralayang, Rebut Ajang Porprov & Nasional

Widiarti menjelaskan, lokasi pencarian korban pada hari ke-10 dengan melibatkan dua ekor anjing pelacak itu berdasarkan dugaan bahwa korban masih tertimbun lumpur dan belum terbawa arus hingga ke laut.

Pada proses pelacakan di titik tumpukan sampah bercampur lumpur dekat jembatan Asta Nyadar atau sebelum masuk gorong-gorong yang mengarah ke sungai sempat dilakukan penggalian secara manual oleh warga.

“Karena anjing pelacak sempat menunjukkan kegiatan penciuman dan menggali-gali tumpukan, tapi tidak menggonggong. Dan korban tidak ditemukan, kemungkinan bau samaran yang diendus,” katanya.

Pencarian korban yang juga melibatkan personel Polres Sumenep, Forpimka, aparat desa serta tokoh masyarakat berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.

“Sampai saat ini, belum ada tanda-tanda diketemukannya jasad korban. Dan upaya pencarian, kami hentikan. Untuk Unit Satwa (K9) Polda Jatim sudah bertolak ke Surabaya,” pungkasnya.(*)

Baca Juga:  Ketua Paralayang Jatim Sebut Bukit Lanjari Sumenep Istimewa

https://www.youtube.com/watch?v=TSxtfnHJhcc&ab_channel=PortalMaduraTV


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.