oleh

Praktek Esek-Esek Terselubung di Sumenep Tak Tersentuh Aparat

PortalMadura.Com, Sumenep – Diduga menjalankan praktek esek-esek di salah satu rumah warga di wilayah hukum Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tak tersentuh aparat.

Rumah yang berukuran cukup besar dan terdapat sejumlah kamar, sering digunakan aktifitas bercinta. Kamar berukuran + 3 x 4 meter tersebut disewakan pada pasangan tanpa status.

Bahkan, tamu yang datang itu tidak hanya dari warga Sumenep, melainkan dari luar kabupaten, semisal Pamekasan dan Sampang. Modusnya, pemilik rumah menyewakan pada tamu dalam hitungan jam.

“Itu memang tempat esek-esek,” kata salah seorang warga kota Sumenep, inisial D, pada PortalMadura.Com, Sabtu (6/2/2016).

Menurutnya, pemilik rumah tidak hanya sekedar menyewakan, melainkan menyediakan perempuan yang siap melayani laki-laki hidung belang dengan kisaran harga Rp100 ribu hingga Rp200 ribu sekali pakai.

“Wanita-wanita penghibur itu tidak bermukim disana, tapi panggilan. Kalau ada tamu, baru didatangkan. Bagi mereka yang sudah bersama pasangannya, ya tinggal sewa kamar,” terangnya.

Disinyalir, tempat tersebut juga dijadikan tempat penyalahgunaan obat-obat terlarang, semisal narkoba jenis sabu-sabu.

“Kalau narkoba biar aparat yang membuktikan, kalau waktunya tepat pasti akan bertemu dengan pengguna sabu-sabu,” ujarnya tanpa menyebutkan lebih rinci.

Ia yang juga pengguna jasa esek-esek di tempat tersebut, mengingatkan agar waspada dengan tempat tersebut, karena dalam menjalankan prakteknya menggunakan jasa blater.

Salah seorang tokoh pemuda Sumenep, inisial T juga membenarkan. “Sudah lama menjalankan praktek esek-esek. Kalau disana lebih terbuka di banding tempat lain,” katanya sambil mewanti-wanti namanya dirahasiakan.

Lokasinya tidak jauh dari Jalan Utama Batuan. Bila ditempuh dari kota Sumenep, sekitar 100 meter ke utara sebelum Kantor Kecamatan Batuan, Sumenep. (Hartono)


Tirto.ID
Loading...

Komentar