Presiden Erdogan Berharap Afrin Dibebaskan dari Teroris Malam Ini

26239275 2078825695722303 571238323884340151 n
Presiden Erdogan (Foto. google)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, pada Rabu (14/3/2018), mengatakan, pihaknya berharap kota Afrin di barat laut Suriah akan dibebaskan dari teroris sebelum malam ini.

Rute yang digunakan teroris untuk masuk dan keluar di timur Afrin segera ditutup, kata Erdogan dalam pertemuan kepala desa di kompleks kepresidenan di Ankara, ibu kota Turki, dilansir Anadolu.

Erdogan kembali menegaskan bahwa dalam operasi melawan terorisme yang dipimpin Turki, telah diberikan ketelitian besar untuk mencegah warga sipil dirugikan.

“Segala jenis ketelitian telah diberikan. Lihatlah, sekarang, pertama warga sipil dikeluarkan dari Afrin dengan kendaraan melalui koridor khusus,” kata Erdogan.

“Kami akan membersihkan Afrin dari teroris, membersihkan Manbij, dan timur Sungai Efrat hingga perbatasan kami dengan Irak utara, kami akan menyingkirkan teroris dari semua wilayah itu dengan cara yang sama.”

Erdogan juga mengatakan bahwa para teroris tidak memiliki kemampuan untuk membangun terowongan yang mereka gunakan di pegunungan.

“Mereka juga memiliki mitra. Mereka melakukan ini sebagai kekuatan koalisi. Teroris tidak pintar, jangan tertipu,” tambah dia.

“Hari ini, ketika operasi memasuki hari ke 54, hampir 3.500 teroris telah dilumpuhkan dan areal sekitar 1.300 kilometer persegi dibersihkan dari teroris,” kata dia.

Turki pada 20 Januari lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.

Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.

Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.

Pihak militer juga memastikan bahwa “sangat penting” supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.(AA)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.