oleh

Presiden Madura United Nasehati Pemain

PortalMadura.Com, Pamekasan – Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menyampaikan selamat datang kepada seluruh pemainnya yang tengah melakukan pemusatan latihan di Batu sejak tanggal 25 Februari 2021.

Pria yang akrab disapa AQ itu bersyukur atas kesehatan serta kesabaran para pemain menghadapi pandemi covid-19 hingga mengakibatkan kompetisi musim 2020 terhenti.

“Alhamdulillah kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan dalam 12 bulan menghadapi cobaan kehidupan yang telah memperburuk penghidupan kita semua,” katanya, Minggu (28/2/2021).

Pria asal Sumenep ini menambahkan, pandemi covid-19 yang mengubah seluruh agenda kehidupan, para pemain mampu bertahan dengan segala keterbatasannya. Lebih-lebih bertahan secara ekonomi yang telah menjadi tanggung jawabnya.

“Bersyukurlah, saat ini dengan segala keterbatasan dan kekurangan, kita masih mampu bertahan, mampu mengumpulkan semua untuk bersama menjalankan kegiatan normal demi perjalanan hidup dan karir yang tak boleh mati, karena kita tulang-punggung keluarga,” tandasnya.

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ini meminta kepada skuat Laskar Sape Kerrab untuk mematuhi segala ketentuan yang telah menjadi kesepakatan bersama.

“Saya mohon kepada kalian semua, terhadap pemain yang sudah terdaftar dan menandatangani kesepakatan (sebagai Keluarga Besar Madura United), untuk tetap menjaganya, mematuhinya dan menjalankan kesepakatan dengan sepenuh hati dan bahagia,” harap dia.

Menurutnya, ada tiga filosofi Madura United yang senantiasa harus dipegang teguh. Yaitu kedisiplinan, kebersamaan dan keperdulian. Tiga filosofi itu wajib diimplementasikan dalam tiga filosofi pertandingan, meliputi bangun ketika jatuh, kejar ketika tertinggal dan rebut ketika kehilangan.

“Bapak Rahmad Darmawan saat ini sebagai Manager (Leader) yang dibantu oleh 15 orang yang dipercaya sesuai keahliannya, harus menjadi organisasi yang solid dan kokoh saling menghargai peran dan fungsi masing-masing,” ungkapnya.

Dikatakan, seluruh pemain harus mempermudah tugas manajer dan tim pelatih. Sehingga segala agenda yang telah direncanakan berjalan sesuai rencana demi kebaikan bersama.

Performance, kapasitas dan Integritas semua pemain menjadi penilaian penuh manager dan anggotanya. Dari sinilah keputusan itu diambil dan dilaporkan kepada direksi, dengan jujur, sportif apa adanya,” terangnya.

Dia mengungkapkan, jika semua menginginkan prestasi yang baik, maka harus memulainya dengan kebaikan dari diri sendiri. Berpikir positif dan maju melalui rasa saling menghargai dan saling mendukung. Berkomunikasi seluas-luasanya dengan etika dan cara yang baik.

“Hak dan kewajiban itu akan berjalan seimbang. Jika keduanya tak sebanding maka akan merusak rezeki dan mencederai masa depan,” tandasnya.

Dia pun meminta kepada para pemain agar senantiasa memanjatkan doa kepada sang khalik agar segala urusannya dipermudah dan kompetisi musim ini berjalan lancar tanpa kendala apapun disamping ikhtiar yang harus maksimal.

“Salam dari keluarga besar saya untuk keluarga kalian semua dan juga untuk semua yang saat ini berjuang untuk nama besar Klub Madura United FC,” pungkasnya.

Penulis : Marzukiy
Editor : Desy Wulandari

Komentar