Pria Ini Huni Rumah Gedek Nyaris Roboh Selama 30 Tahun

Rumah Mawan dari gedek
Rumah Mawan dari gedek
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Mawan (63), warga Dusun Kebuwen, Desa Kebun Sareh, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menempati rumah gedek dengan kondisi nyaris roboh akibat dimakan usia.

Rumah yang tidak layak huni itu, sudah berumur 30 tahun. Tiang penyangganya sudah rapuh dan tidak ada aliran listrik. Anehnya, Mawan tidak tersentuh bantuan dari pemerintah.

Dalam kondisi yang serba kekurangan tersebut, Mawan akhirnya memilih tidak menikah dengan alasan faktor ekonomi. Mawan pun hidup seorang diri.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ia menunggu pemberian tetangga sekitar dari hasil bantu-bantu pekerjaan serabutan.

“Makan saya sendiri saja menunggu dari upah seadanya yang diberi oleh tetangga. Memisalnya, upa mencari air kebutuhan tetangga yang jaraknya cukup jauh ke lokasi sumber,” ujarnya, Selasa (3/7/2018).

Baca Juga:  Wanita Sampang Aniaya Bapak Kandung hingga Tewas

Sebenarnya, pria yang hidup tanpa sanak family ini sempat mendapat penawaran dari tetangganya untuk memperbaiki rumahnya secara swadaya, namun ia menolak.

“Kebutuhan makan saya sudah banyak dibantu tetangga setiap hari. Jadi, saya menolak kalau masih harus membebani tetangga,” ucapnya.

Kepala Dusun, Kebuwen, Desa Kebun Sareh Sampang, Syukron membenarkan jika warga sekitar pernah menawarkan bantuan rumah dengan cara swadaya, tapi tawaran dari warga ditolaknya.

Menurutnya, Mawan tinggal sendirian dan tidak pernah menikah. “Untuk kebutuhan makan sehari-hari, Mawan bantu-bantu pekerjaan tetangga,” katanya.

Ia mengaku sempat ada pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), namun hingga saat ini tidak ada realisasinya. Sehingga, pihaknya berharap ada perhatian dari pemerintah daerah dalam meringankan beban hidup Mawan.(Rafi/Desy)

Baca Juga:  Ingat! Masalah Ini Kerap Dialami Pemula Ketika Jualan Online

Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.