oleh

Prihatin Banyak Pelajar Nyabu, Jubir MeD Angkat Bicara

PortalMadura.Com, Bangkalan – Banyaknya pelajar yang terjerumus kedalam kasus narkotika diwilayah hukum Polres Bangkalan, Madura, Jawa Timur menuai kritikan terhadap penegak hukum dan pelaku pendidikan.

Juru bicara Madura education Development(MeD), Rosyadi Bahrul mengatakan, banyaknya kasus narkoba diwilayah hukum polres Bangkalan, merupakan tugas dan tanggung jawab para penegak hukum.

Apalagi pelakunya merupakan siswa/pelajar. Tidak hanya itu saja, pihak pendidikan seperti Disdik juga harus bertanggung jawab terhadap permasalahan ini.

“Kemarin saya baca di media, lagi-lagi pelajar kena tangkap lantaran sabu, sangat miris sekali apabila ini dibiarkan, sehingga saya meminta, kepada penegak hukum, jangan hanya meringkus jaringan pemakai saja, namun pengedar dan bandarpun juga harus dibekuk, dan untuk disdik juga harus jeli mengawasi para peserta didik,” ungkapnya, Kamis (21/5/2015).

Pria aktivis sekaligus sekretaris HIMA Kosgoro Provinsi Jawa Timur ini berharap agar kasus narkotika di Bangkalan tidak semakin menjamur, apalagi korbannya para pelajar.

“Langkah Zero Narkoba di Bangkalan ini ayok kita jadikan sebagai tameng untuk memberantas narkotika, Bangkalan merupakan kota santri, bukan kota sabu-sabu,” tegasnya.

Kapolres Bangkalan, AKBP. Windiyanto Pratomo, mengaku akan terus mengembangkan dan memburu para bandar/pengedar narkoba.

“Kita akan terus berupaya untuk memburu para bandar/pengedar barang terlarang itu,” janjinya.(suhu/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.