oleh

Prihatin Kondisi Seni Tari Tradisional, Mahasiswa UTM Gelar Parade Tari

PortalMadura.com, Bangkalan– Indonesia adalah bangsa yang kaya akan budaya, termasuk salah satunya yakni tari tradisi. Sayangnya saat ini keberadaan Tari Tradisi ini kurang mendapat hati di kelangan muda, termasuk kalangan muda Madura yang telah terpengaruh beragam jenis tari modern.

Dengan semangat melestarikan dan menjaga salah satu budaya bangsa ini UKM FE Suneidesis yang bekerjasama dengan UKMF Viper Collaboation Univ. Trunojoyo Madura mengadakan parade karya tari pelajar,dengan mengusung tema “ Lestarikan tarian Jawa Timur”. Acara yang di gelar semalam suntuk ini bertempat di Gedung Student center (GSC) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Senin malam (26/05/2014).

Ima Suciari, ketua pelaksana kegiatan ini mengungkapkan jika kegiatan ini adalah sebuah parade, namun pihaknya membalut acara dengan bentuk lomba atua kompetisi, agar peserta semangat mengikuti kegiatan karya tari pelajar. Kegiatan ini di ikuti oleh 15 kelompok tari yang mayoritas ada di wilayah Madura yakni.

“Alhamdulillah kegiatan ini diikuti oleh 15 kelompok tari, dari seluruh Madura” ungkapnya.

Terpisah, Mahendra salah satu juri parade karya tari pelajar ini menyampaikan apresiasinya setinggi mungkin kepada panitia penyelenggara, sebab menurut seniman madura ini saat ini para generasi muda memang perlu dirangsang oleh kegiatan-kegiatan lomba seperti ini agar mereka mau kembali mencintai budaya tradisinya dan mau mengeskplorasi seni dan budaya yang ada disekitar mereka.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kelestarian seni budaya lokal yang telah mulai ditinggalkan” harapnya.

Lebih lanjut Eeng, sapaan akrabnya juga menambahkan jika kegiatan seperti ini selayaknya juga diapresiasi oleh dinas-dinas terkait agar nantinya kegiatan ini tidak berhenti begitu saja. Dan mas eeng juga mengajak seluruh genarasi muda madura untuk lebih menajamkan gagasan,yakni mengolah lebih dalam lagi bentuk-bentuk budaya, menggali lebih luas lagi pesan-pesan yang akan disampaikan oleh suatu budaya atau kesenian. (Irul/Deny)

Komentar