oleh

Produk Lokal Pamekasan Tak Diminati Toko Modern

PortalMadura.Com, Pamekasan – Produksi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, saat ini belum bisa bersaing di toko-toko modern. Salah satu sebabnya adalah persaingan kualitas dengan produk luar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Achmad Sjaifuddin mengungkapkan, sejauh ini hanya sebagian toko modern di daerahnya yang menjual olahan masyarakat lokal Pamekasan. Itu pun tidak laku keras di pasaran.

“Kalau geliat IKM memang cukup tinggi, tapi tidak seimbang dengan daya jual. Sehingga stok selalu tersedia,” katanya, Sabtu (8/8/2020).

Mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) itu menambahkan, pihaknya tidak bisa memaksa toko modern untuk menjual produk IKM untuk meningkatnya daya jual. Sebab, belum ada regulasi yang mengatur, baik Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup).

“Selain itu, masalahnya adalah minimnya variasi produk IKM tersebut. Makanya perlu ditingkatkan agar bisa bersaing,” tambah mantan Kepala Dinas PU Pengairan tersebut.

Dikatakan, jika produk lokal Pamekasan tersebut dibiarkan bersaing bebas dengan produk luar sejauh ini masih kalah bersaing. Karena rendahnya kualitas IKM itu sendiri.

“Kami akan terus meningkatkan pembinaan agar produk lokal Pamekasan bisa bersaing dengan produk luar. Sejauh ini kami hanya bisa lakukan melalui webinar, karena terkendala Covid-19,” pungkasnya.(*)

Penulis : Marzukiy
Editor : Raudatul Fitrah
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE