oleh

Program BPNT, Jika Barang Tak Layak Konsumsi Silakan Kembalikan

PortalMadura.Com, Sumenep – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah terealisasi sejak dua bulan terakhir ini.

Banyak pihak yang menemukan adanya bantuan yang kurang layak untuk dikonsumsi, misalnya beras apek di Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Menanggapi hal itu, Supplier BPNT UD Rizki Jaya, Ardi menyampaikan, kalau beras bantuan tersebut memang tidak layak dikonsumsi, pihaknya minta untuk mengembalikan dan siap untuk diganti dengan beras yang layak dikonsumsi.

“Dalam aturannya, beras itu medium bukan premium. Kalau penerima manfaat BPNT di Desa Pinggir Papas itu ada yang menerima yang tidak layak dikonsumsi kami siap untuk menggantinya”, kata Ardi, Senin (30/12/2019).

Sementara itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Joni menyampaikan, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk menekan angka kemiskinan secara nasional.

“BPNT ini diberikan langsung ke warga yang kurang mampu sesuai petunjuk dan data penerima yang ada,” jelas Joni.

Baca Juga : 100 Desa di Sumenep Tertinggal, Terbanyak di Arjasa

Untuk di Desa Pinggir Papas, bantuan BPNT berupa bahan pangan yaitu beras dan telur dengan total penerima berjumlah 270 orang.

“Masyarakat Desa Pinggir Papas sangat terbantu dan senang dengan adanya program BPNT yang dilakukan oleh pemerintah,” tukasnya.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar