oleh

Protes Artis Sumenep “Pak Kita sudah lama digoyang, kita sudah rindu menggoyang”

PortalMadura.Com, Sumenep – Artis dan pelaku seni Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melakukan aksi dan memprotes atas larangan hiburan selama pandemi.

Protesnya, salah satunya ditunjukkan dalam poster bernada menggelitik, “Pak Kita sudah lama digoyang, kita sudah rindu menggoyang”. Selain itu, “Pak kapolres, janjimu palsu Koyok Mantanku”.

Artis dan pelaku seni Sumenep itu melakukan aksi di Kantor Bupati Sumenep, Jl. dr. Cipto, Rabu (11/11/2020).

“Kami butuh saweran pak, bukan janji,” teriak salah satu artis yang ikut aksi.

Salah satu artis lokal Sumenep, Siti Admaja mengatakan, pihaknya meminta pemerintah daerah agar memberikan izin untuk menggelar hiburan di hajatan warga.

“Kami minta untuk dibuka kembali [izin] hiburan seni,” ujarnya.

Ia menyampaikan, selama sembilan bulan, sejak Maret-November 2020, pelaku seni, khususnya biduan di Sumenep tidak mendapatkan penghasilan.

“Selama ini menjadi pengangguran. Pokoknya menderita lah mas. Apalagi ada yang janda dan harus menafkahi anak-anaknya,” katanya.

“Apalagi selama sembilan tidak ada bantuan dari pemerintah daerah. Hanya dijanjiin saja,” sambungnya.

Selama masa pandemi, Satgas Covid-19 melarang bentuk kegiatan, termasuk hiburan [seni] yang dapat menimbulkan kerumunan massa. Tujuannya, untuk mencegah dan memutus Covid-19.

Hingga hari ini, belum ada ketegasan pembukaan izin hiburan di tengah kehidupan warga Sumenep meski status zona sudah warna kuning atau resiko rendah.(*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Desy Wulandari

Komentar