oleh

PT Garam Abaikan Panggilan Komisi B

SUMENEP (PortalMadura) – PT Garam Kalianget mengabaikan panggilan Komisi B, DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur terkait pembahasan realisasi CSR dengan mahasiswa serta Pemkab setempat.

Ketidak hadiran PT Garam dalam pertemuan di ruangan Komisi B itu membuat mahasiswa berang dan kecewa, pasalnya pertemuan itu merupakan permintaan dari mahasiswa agar PT Garam menjelaskan realisasi CSR.

Selama ini, dinilai fasilitas umum dilingkungan kantor PT Garam, yakni di Desa Karang Anyar dan Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget dikeluhkan warga, seperti saluran air yang macet dan akses jalan rusak.

“Setelah mau dipertemukan oleh Komisi B, pihak PT Garam tidak datang, padahal kami sangat menginginkan pertemuan ini dihadiri PT Garam,” kata Zainullah, salah seorang aktifis mahasiswa, usai pertemuan, Rabu (19/02/14).

Dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah mahasiswa, anggota Komisi B,  Kepala DPPKA Sumenep, Carto dan Kabag Perekonomian, pemkab Sumenep, Moh Anafi itu tidak menghasilkan apa-apa karena rencana awal mahasiswa akan mempertanyakan realisasi CSR PT Garam tersebut, sementara yang bersangkutan tidak hadir.

“Tidak ada yang dihasilkan dari rapat ini, karena yang bersangkutan tidak hadir,” ungkapnya.

Sementara itu, wakil ketua Komisi B, DPRD Sumenep, Dwita Andriani menyatakan, tidak ada pembahasan secara detail mengenai realisasi CSR PT Garam itu karena pihaknya sebagai anggota dewan tidak tahu dan pihak DPPKA juga tidak tahu.

“Karena PT Garam tidak hadir diundang kesini, maka kami bersama mahasiswa akan datang langsung ke kantornya dalam waktu dekat ini untuk mempertanyakan realisasi CSR ini,” ujar Dwita Andriani.

Dia menilai, tidak datangnya PT Garam ini mengindikasikan ada ketidak beresan diinternal PT Garam sendiri.

“Tidak hadirnya saat ini salah satu indikator bahwa ada persoalan didalam perusahaan tersebut,” tukasnya. (arif/htn)

Komentar