oleh

Puluhan Anggota Dewan Nyaris Tertipu Pesan Singkat

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dari 45 anggota DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sebagian besar dari mereka nyaris tertipu pesan singkat (SMS) yang masuk ke ponsel mereka.

Modus penipuan ini berupa permintaan tolong kepada calon korban yang mengatasnamakan pers. Praktis, bagi yang tidak berpikir panjang langsung menstrasfer uangnya kepada nomer rekening yang dikirim pelaku.

Salah satu anggota DPRD Pamekasan, Harun menuturkan, dirinya memperoleh SMS dari nomer 082336682580 yang mengaku bernama Agus wakil DPRD Jawa Timur. Dalam SMS itu meminta dirinya membantu salah satu wartawan Radar Madura yang sedang dirawat di RS Dr. Soetomo Surabaya lantaran menderita tumor otak.

“Kemudian ada SMS baru dari nomor 085231595071 ini mengaku bernama Didik rekan wartawan yang dirawat. Isi SMS itu memberitahu bahwa wartawan Radar Madura itu akan menjelani operasi dan meminta bantuannya,” kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Calon korban ini melanjutkan, awalnya ia percaya dengan SMS yang dikirim tersebut. Pasalnya, nama Agus memang menjadi wakil DPRD Jawa Timur. Kepercayaan itu memudar setelah anggota Komisi III ini meladeni SMS pelaku.

“Sebenarnya saya hanya ingin membalas biasa saja, tidak bermaksud meladeni. Saya cuman memberitahu kalau sedang rapat, tapi justru SMS terus dan akhirnya SMSnya ngelantur kemana-mana,” ujar dia.

Sebenarnya, yang nyaris menjadi korban bukan hanya dirinya, melainkan banyak anggota dewan lainnya. Seperti Imam Hosairi Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Hosnan Ahmadi Ketua Komisi II dan masih banyak wakil rakyat lainnya. Modus yang dilayangkan pun sama.

“Kami akan melaporkan kejadian ini kepada polisi agar tidak memakan korban lain. Karena kalau semacam ini dibiarkan akan merembet kepada yang lain,” kata Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Imam Hosairi. (Marzukiy/har)


Tirto.ID
Loading...

Komentar