oleh

Puluhan Bangkai Ikan Paus Dikubur, 4 Ekor Hilang Terseret Air

PortalMadura.Com, Bangkalan – Bangkai ikan paus jenis pilot yang mati terdampar di bibir pantai Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dikubur dengan cara terpisah, Sabtu (20/2/2021).

Ada 51 ekor yang dinyatakan mati. Namun, diantara 4 ekor hilang diduga terseret air laut sebelum dikubur.

Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA). Wilayah II Provinsi Jatim, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, RM Wiwied Widodo, di Bangkalan Sabtu (20/02/2021) menyebutkan, 25 ekor dikubur di bibir pantai Desa Patereman sisi barat.

Sedangkan 21 ekor dikubur di sisi timur perairan Desa Patereman dan 1 ekor di kubur dibibir pantai Desa Sreseh, Kabupaten Sampang.

Petugas kesulitan saat proses memindahkan bangkai ikan paus yang panjangnya mencapai 5 sampai 7 meter dengan berat 1,5 sampai 2 kwintal.

“Sehingga proses penguburan dibagi menjadi tiga titik dengan jumlah yang berbeda,” terangnya.

Sedangkan 4 bangkai ikan paus yang hilang, pihaknya memastikan terseret air laut. “Bangkai ikan itu terseret air laut ketika pasang, sebab pada malam hari air laut cukup besar,” ujarnya.

Menurut dia, bangkai ikan paus yang hilang tidak mungkin dibawa warga. Sebab, di lokasi dijaga ketat oleh petugas.

BACA JUGA : Sebelum Dikubur, Gubernur Jatim Minta Dokter Hewan Periksa Puluhan Hiu Paus Mati di Bangkalan

“Tim evakuasi tetap berusaha mencari bangkai yang hilang. Kami sudah menyediakan dua armada untuk proses pencarian,” terangnya.

Pihaknya berharap bangkai ikan paus yang hilang dapat ditemukan oleh petugas.

Sebelumnya, puluhan ikan paus terdampar di laut dangkal, Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Madura, Kamis (18/2/2021).

Warga setempat sudah berusaha menggiring ikan berukuran besar itu ke tengah laut. Namun, sulit dilakukan dan ikan itu kembali lagi ke bibir pantai hingga akhirnya ditemukan mati , pada Jumat (19/2/2021).(*)

Penulis : M Saed
Editor : Raudatul Fitrah

Komentar