oleh

Puluhan Warga Demo Panwas Soal Dugaan Ijazah Palsu Caleg

PortalMadura.com, Sumenep – Puluhan warga melakukan aksi didepan kantor Panwas Sumenep. Mereka menilai Panwaslu tidak melaksanakan amanat undang-undang Pemilu, terkait laporan dugaan penggunaan ijazah palsu oleh salah satu caleg yang diusung PDI Perjuangan.

“Harusnya tiga hari setelah menerima laporan, panwas langsung menindak lanjuti, tapi ternyata sejak tanggal 11 April hingga sekarang masih belum ada tindakan apapun,” kata Kamarullah, kuasa hukum pelapor sekaligus korlap aksi, Senin (5/5/2014).

Menurutnya, pihaknya telah melaporkan hal itu ke Panwas tanggal 11 April. Sesuai aturan, tiga hari setelah dilaporkan, panwas harus menindak lanjuti. Jika panwas tetap tidak bertindak, pihaknya mengancam akan melaporkan panwas ke Bawaslu Provinsi dan pusat.

“Kalau panwaslu kabupaten tidak menindak lanjuti, kami akan melaporkan ke Bawaslu,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Panwaslu kabupaten, Moh Hartono mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian atas laporan dugaan penggunaan ijazah palsu.

“Kami sudah melakukan kajian dan hasilnya sudah kami berikan. Dan kami sudah mengklarifikasi kelembaga yang mengeluarkan ijazah yang bersangkutan,” terang Hartono.

Massa kini sudah bergeser ke kantor KPU Sumenep untuk melakukan unjuk rasa. Mereka meminta KPU menindak lanjuti laporannya.

Sebelumnya, caleg PDI Perjuangan, UH, dilaporkan menggunakan ijazah palsu dalam pencalegan tahun 2014 ini ke KPU dan Panwaslu Sumenep. (arif/nia)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.