oleh

Pungli Guru Sertifikasi, Dewan Janji Panggil Kemenag

PortalMadura.Com, Pamekasan – DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berjanji akan memanggil Kementerian Agama (Kemenag) setempat perihal adanya isu pungutan liar terhadap guru sertifikasi oleh oknum Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) tingkat kecamatan.

“Itu tidak boleh terjadi, kami akan segera memanggil kasi pendma (pendidikan madrasah) untuk mengklarifikasi apakah betul isu pungli terhadap guru sertifikasi itu,” tegas Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Apik, Jum’at (13/3/2015).

Dalam pekan ini, pihaknya akan mengagendakan pemanggilan itu, supaya kejadian serupa tidak terulang. Apabila tindakan itu benar adanya, tentu akan ada tindakan tegas sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Kalau memang betul, kami akan terus tindak lanjuti. Tapi memang selama ini belum ada laporan kepada kami. Sehingga, kami akan segera memanggilnya,” janji politisi Nasdem ini.

Selain memanggil Kemenag, pihaknya juga berencana akan memanggil salah satu guru sertifikasi sebagai sampel guna mencari tahu kebenaran informasi itu. Sebab, pungutan itu telah mencoreng citra baik pendidikan di Kabupaten Pamekasan.

Dikabarkan, setiap kali dana sertifikasi itu cair, masing-masing guru sertifikasi harus menyetor uang kepada PPAI di tingkat kecamatan. Rata-rata uang yang disetor sebesar Rp 100 ribu per guru. Sehingga, hal ini yang menjadi keresahan guru.

Namun, informasi itu langsung dibantah oleh Kepala Kemenag Pamekasan, Juhedi. Menurutnya, isu tidak benar lantaran selama ini tidak pernah ada pungutan.

“Tidak benar dik, kalau memang ada dan diberikan kepada siapa biar saya telpon,” kilahnya beberapa waktu lalu. (Marzukiy/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.