Punya Aplikasi Hompimpa, Bupati Sumenep Pastikan Puskesmas Terapkan Pelayanan Kesehatan Prima

Penulis: TaufikurrahmanEditor: Hartono
Punya Aplikasi Hompimpa Bupati Sumenep Pastikan Puskesmas Terapkan Pelayanan Kesehatan Prima
Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengecek langsung aplikasi Hompimpa di Puskesmas Bluto (Taufikurrahman @portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep Achmad Fauzi melakukan memantauan langsung terhadap pelayanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bluto, Senin (21/2/2022).

Monitoring dilakukan seiring dengan penerapan aplikasi Health Indicator Modules With Appropriate Integrated Methods For Proper Access of Health Information (Hompimpa) yang telah dilaunching sejak Selasa, (7/9/2021).

“Kami ingin memastikan apakah aplikasi Hompimpa bekerja dengan baik atau tidak sejak launching,” kata Fauzi saat berkunjung ke Puskesmas Bluto, Sumenep.

Aplikasi Hompimpa merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang dimiliki Sumenep. Aplikasi ini terintegrasi dengan nomor induk kependudukan (NIK) untuk memudahkan penanganan kesehatan warga.

Selain itu, aplikasi Hompimpa yang penamaannya diambilkan dari bahasa Madura yakni permainan tradisional anak-anak, juga dapat mengakses penyakit masyarakat berdasarkan laporan di Puskesmas serta terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.

Baca Juga:  Keributan Libatkan Warga Sekampung Berakhir di 'Meja Restorative Justice' Polsek Sapeken

Dari hasil monitoring yang dilakukan orang nomor satu di Sumenep itu, penerapan aplikasi Hompimpa berjalan dengan baik. “Hasilnya bagus, sehingga semua data terinput pada program aplikasi itu. Dan yang mengetahui itu hanya petugas khusus,” terang Fauzi.

Detailnya, kata Fauzi, bila pasien datang ke puskesmas lain, petugas medis dapat mengakses riwayat penyakit yang bersangkutan sehingga penanganannya lebih cepat. “Misalnya, kolesterol berapa?. Jadi ketahuan dan dokter bisa mengetahui bagaimana solusinya,” katanya.

Penerapan aplikasi Hompimpa tidak hanya didaratan, sembilan kecamatan di kepulauan juga terintegrasi. “Jadi, sarana dan alat penunjang lainnya sudah dipastikan berjalan. Target kami, pelayanan kesehatan itu benar-benar prima,” tandasnya.

Bahkan, dari penerapan Hompimpa tersebut, pergerakan pelayanan kesehatan, seperti ambulans dapat dimonitor langsung oleh dirinya. “Misalnya, hari ini ambulans mana yang melayani vaksinasi, dan ambulans mana yang menangani pasien. Kita dapat memonitor langsung,” pungkasnya.(*)

Baca Juga:  Kajati Jatim Bangga ‘Rumah Restorative Justice Unija', Ini Syarat Kasus Yang Bisa Ditangani

https://youtu.be/SxA_W3Phwv4


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.