oleh

PWI Bangkalan, Jimhur : Ada upaya pengaburan sejarah bila HPN diubah

PortalMadura.Com, Bangkalan– Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangkalan, Madura, Jawa Timur Jimhur Saros mengatakan, upaya perubahan peringatan HPN adalah tindakan ngawur dan hendak mengaburkan sejarah dunia pers.

“Pak Yosep ini motifnya apa?. Kok ingin mencoba melakukan pengaburan sejarah, Saya menyayangkan itu,” katanya di Bangkalan, Rabu (18/4/2018).

Pernyataan tersebut menyusul sikap Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, yang membuka peluang untuk melakukan perubahan peringatan HPN yang sudah ditetapkan setiap tanggal 9 Februari sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden RI Nomor 5 Tahun 1985, tanggal 23 Januari 1985.

Atas dasar Kepres itulah, kata Jimhur, sudah jelas HPN ada payung hukumnya. Sehingga wacana perubahan HPN adalah sikap mengada-ngada. “Wacana itu akan mengundang banyak protes dari sejumlah pihak. Sebab, sudah ada upaya pengaburan sejarah bila HPN diubah,” ujarnya.

Baca Juga : PWI Sumenep Desak ‘Copot’ Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo

Meski pihaknya menolak adanya upaya perubahan HPN, PWI Bangkalan tetap menunggu instruksi PWI Jatim sebagai wujud kongkritnya. “Langkah selanjutnya kita menunggu instruksi PWI Jatim,” pungkasnya.(Hamid/Nanik)


Komentar