Ra Latif-Mohni Akan Patenkan Jargon Kota Bangkalan Zikir dan Selawat dengan Perda

Avatar of PortalMadura.Com
Ra Latif-Mohni Akan Patenkan Jargon Kota Bangkalan Zikir dan Selawat dengan Perda
Ra Latif-Mohni dalam acara Deklarasi Tokoh Blater dan Tokoh Pemuda se-Kecamatan Tanah Merah yang di Desa Baipaung, Kecamatan Tanah Merah

PortalMadura.Com, – Calon Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron mewacanakan jargon ‘Bangkalan Kota Zikir dan Selawat’ akan diperkuat dengan pembuatan Peraturan Daerah (Perda).

“Nanti Jargon Bangkalan Kota Zikir dan Selawat akan diperdakan, karena kalau ada Perdanya maka akan paten sampai kapanpun meski ada pergantian bupati,” terang Ra Latif.

Hal itu diungkapkan dihadapan ribuan pendukungnya dalam acara Deklarasi Tokoh Blater dan Tokoh Pemuda se-Kecamatan Tanah Merah di Desa Baipajung, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Jumat (11/5/2018).

Dia menyatakan, Bangkalan Kota Zikir dan Salawat sudah tepat, mengingat di kota paling barat Pulau Madura tempat dimana Syaicona Colil dilahirkan dan tertancap banyak pondok pesantren.

“Maka dari itu, ayo saya minta doa dan dukungannya kepada bapak ibu sekalian, demi Bangkalan lebih baik,” katanya.

Selain itu, mantan Wakil Ketua DPRD Bangkalan ini juga berkomitmen untuk memperhatikan petani. Sebab, mayoritas masyarakat Bangkalan bermata pencaharian petani, sehingga sektor itu juga diprioritaskan oleh Pasangan .

“Makanya nanti akan kami perhatikan benar khusus kepada kelompok tani,” papar dia.

Semetara itu, Mohni yang mendampingi sebagai wakilnya menyatakan, pendidikan non formal juga menjadi prioritas, seperti sekolah madrasah. Perhatian itu ia akan wujudkan dengan anggaran APBD kepada para guru dan ustaz.

“Selama ini tidak pernah ada perhatian khusus bagi pengajar madrasah, jadi nanti akan kita anggarkan setiap bulannya kepada para ustaz di madrasah sesuai dengan kemampuan APBD kita,” ungkapnya.(Hamid/Nanik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.