oleh

Raskin 2015 Tak Cair, Komisi I DPRD Sumenep Sidak Bulog

PortalMadura.Com, Sumenep – Komisi I DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bulog setempat. Pasalnya, sebesar Rp3.8 miliar yang disetorkan 123 kepala desa ke Bulog setempat untuk penebusan raskin 2015 diduga disimpan di salah satu bank, sementara raskin pagu 2015 tidak dicairkan.

“Dalam rangka mencari informasi yang jelas terkait penebusan raskin pada tahun 2015 yang sampai saat ini tidak dicairkan, sementara uang dari sejumlah kades sudah disetor,” ungkap ketua Komisi I, DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, Senin (21/3/2016).

Menurut Darul, perlu penelusuran yang serius apa yang menjadi kendala tidak cairnya program bantuan untuk warga kurang mampu itu. Karena, uang sudah disetorkan oleh kepala desa ke Bulog.

“Kalau ternyata persoalannya terjadi di sub divre Surabaya atau di pusat, kami akan mendatanginya. Karena ini dalam rangka mencari solusi,” ucapnya.

Dana sebesar Rp3,8 miliar yang disetor 123 desa itu untuk penebusan raskin jatah bulan Juni hingga Desember dan raskin ke 13-14 pada tahun 2015. Dana itu untuk raskin sebanyak 2.300 ton.

“Raskin ini kan cara negara untuk menunaikan kewajiban untuk memastikan apa yang menjadi hak masyarakat yang hidup dibawah ambang batas kesejahteraan, jadi jangan diselewengkan,” bebernya.

Sementara, kepala Bulog Sumenep, Ainul Fatah mengaku tidak tahu proses dana sebesar Rp3,8 miliar yang dititipkan di salah satu bank. Namun, ia mengakui dana itu hanya dititip tanpa ada nama di bank.

“Saya tidak tahu prosesnya, itu yang tahu orang pusat dan orang sub divre Pamekasan. Silahkan dikroscek, di bank itu apa berbentuk titipan atau masuk rekening,” kata Ainul Fatah.

Ia mengaku, yang bertandatangan dalam penitipan uang di bank itu bukan kepala bulog Sumenep melainkan sub divre Pamekasan.

“Uang itu diamankan saja sehingga dititipkan di bank,” jawabnya. (arifin/choir)


Komentar