Ratusan Pasukan Perdamaian Indonesia Amankan Pemilu di Kongo

Avatar of PortalMadura.Com
Ratusan Pasukan Perdamaian Indonesia amankan Pemilu di Kongo
Presiden Joko Widodo (jas biru) saat melepas Pasukan Perdamaian PBB di Pusat Pemeliharaan Perdamaian TNI, Sentul, Jawa Barat, 31 Agustus 2018. (Erric Permana - Anadolu Agency)

PortalMadura.Com, Jakarta – Sebanyak 850 Pasukan Pemelihara Perdamaian telah tiba di Kalemie, Republik Demokratik untuk mengamankan Pemilu di sana.

Kontingen pasukan asal Indonesia akan bergabung bersama pasukan Negara lainnya dan bertugas di bawah komando (MONUSCO). dilaporkan Anadolu Agency, Senin (26/11/2018).

Penasehat Militer RI untuk PBB Brigjen TNI Fulad mengatakan Kontingen diharapkan bisa beroperasi secara penuh pada bulan Desember 2018 untuk mendukung penyelenggaraan Pemilihan Umum di Republik Demokratik Kongo yang akan berlangsung pada 23 Desember 2018.

“Tugas lain yang diamanatkan kepada Satgas RDB Indonesia adalah perlindungan terhadap Masyarakat sipil dan pengamanan terhadap aktivitas kemanusiaan PBB di daerah operasi,” kata dia pada Senin.

Menurut Brigjen TNI Fulad, Indonesia telah masuk jajaran 10 besar Negara pengirim pasukan pemeliharaan PBB.

Dengan pengiriman berjumlah 850 personel ini, maka pasukan Indonesia yang saat ini bertugas di berbagai misi pemeliharaan PBB berjumlah 3.544 personel.

“Dari 3.544 personel TNI dan Polri yang tergabung dalam Misi Pemelihara Perdamaian PBB, lebih dari 100 personel diantaranya merupakan personel Wanita TNI maupun Polri,” ucap dia.

Dia menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk memberi kontribusi pada Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB untuk membantu mengamankan Negara yang selama ini terlibat konflik.

“Kontingen Pasukan Indonesia selalu mendapat kepercayaan dari Masyarakat Internasional dan PBB, karena selalu konsisten dalam menjaga perdamaian dunia,” ungkap dia.

Indonesia berada pada ranking ke-9 Negara kontributor personel Militer dan Polisi pada misi UNIFIL (Lebanon), UNAMID (Darfur, Sudan), MINUSCA (Republik Afrika Tengah), MINUSMA (Mali), MONUSCO (Republik Demokratik Kongo), MINURSO (Sahara Barat), UNMISS (Sudan Selatan) dan UNISFA (Abyei, Sudan). (AA)

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

google news icon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.