oleh

Rayakan Tahun Imlek, Warga Tionghoa Berharap Kedamaian Untuk Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Warga keturunan Tionghoa yang ada di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur juga merayakan Imlek yang ke 2565 yang jatuh pada 16 Februari 2018.

Bagi warga yang merayakan memiliki arti tersendiri di tahun Anjing Tanah ini. Namun, harapan besarnya adalah kedamaian untuk Pamekasan.

“Semoga perayaan tahun Anjing Tanah ini, kedamaian untuk Pamekasan,” kata Ketua Pengurus Vihara Avalokitesvara (Kwan Im Kiong) di Dusun Candi, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Kosala Mahinda.

Perayaan Imlek dikemas dengan kesederhanaan. Tetapi, pihaknya sudah bersih-bersih sejak sepeken lalu, mulai dari memandikan archa, kemudian melakukan persembahyangan.

“Perayaanya sampai Cap Go Meh (Hokkien,” ujarnya.

Dijelaskan, tradisi yang tetap berlangsung selama perayaan Imlek, yakni dihadiri masyarakat sekitar yang masih keturunan leluhur dengan ikut bertemu sesepuh yang tinggal di vihara.

“Ada juga pemberian angpao yang diyakini bisa memperbanyak rejeki bagi yang menerima dan memberinya,” ucapnya.

Salah satu warga sekitar, Adi menuturkan bahwa tradisi tersebut hampir sama dengan perayaan hari-hari besar agama lain, dimana ada silaturahmi, jumpa sanak saudara, melakukan persembayangan dan lain-lainnya.(Hasibuddin/Har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.