Razia Masker Makin Ditingkatkan di Sumenep

Avatar of PortalMadura.com
Razia Masker Makin Ditingkatkan di Sumenep
Razia masker di taman bunga (TB) Sumenep (@portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Petugas gabungan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, semakin gencar melakukan razia masker bagi pengguna roda dua dan empat.

Razia masker berlangsung, pada Kamis (10/6/2021) pagi, di sebelah timur Taman Bunga (TB) Sumenep.

Pengendara yang tidak menggunakan masker dihentikan dan diberi pemahaman disiplin protokol kesehatan (prokes).

“Siang dan malam hari, kami tetap aktif melakukan razia masker,” terang Kasi Perda, Satpol PP Sumenep, Taufikurrahman pada PortalMadura.Com.

Razia masker, kata dia, bukan fokus terhadap sanksi, tetapi pada pemahaman dan kedisiplinan warga dalam menaati protokol kesehatan (prokes).

Pada malam hari, razia masker berlangsung di depan Taman Bunga (TB) atau sebelah barat dan menyisir area TB. Siang hari, razia masker digelar di sebelah timur TB.

Baca Juga:  KONI: Medali Emas Buat Bupati dan Masyarakat Sumenep

“Razia masker semacam ini sudah kami lakukan sejak Oktober 2020. Kapan berakhir? ya, sampai kasus Covid-19 melandai,” terangnya.

Razia masker semakin diperketat seiring dengan kasus Covid-19 di Sumenep ada lonjakan.

Pada peta sebaran Covid-19 Sumenep, tercatat 1.765 positif, 1.643 selesai isolasi, 108 meninggal dunia dan 39 berstatus suspek (6/6).

Razia masker tersebut melibatkan, personel Satpol PP, Dinas Kesehatan, Perijinan, PM, TNI, Polri.

Razia masker merujuk pada Perbup Sumenep nomor 6 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Jadi, razia masker ini amanat Perbup,” pungkasnya.(*)

Tonton Juga : Razia masker di Taman Bunga (TB) Sumenep

Baca Juga:  Skor 0-0, Laga Al Usmuni vs Nasmut Berlangsung Seru

Ikuti Berita Terbaru Dari PortalMadura.com di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.