oleh

Real Count Tim Pemenangan Paslon 01: Fauzi-Eva Unggul di 18 Kecamatan

PortalMadura.Com, Sumenep – Hasil real count tim pemenangan paslon nomor urut 01, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah unggul atas lawannya, Fattah Jasin-Ali Fikri.

Dari data hingga Kamis (10/12) pukul 09.55 WIB, paslon nasionalis-religius ini unggul di 18 kecamatan, di antaranya Batang-batang; Batuputih; Batuan; Bluto; Dasuk; Dungkek; Ganding; Giligenting; Kalianget; Kangayan; Lenteng; Manding; Masalembu; Nonggunong; Pragaan; Rubaru; Saronggi; dan Talango.

Sementara paslon nomor 02 hanya unggul di 9 Kecamatan, yaitu Ambunten; Arjasa; Gapura; Gayam; Guluk-guluk; Kota; Pasongsongan; Raas; dan Sapeken.

Ketua Tim Pemenangan Fauzi-Eva, Abrari Alzael mengatakan, sesuai penghitungan real count C hasil kwk salinan (dulu C1) calon kita unggul atas paslon FJ-Fikri.

“Semua data form C1 sudah masuk, kecuali di Kecamatan Manding dan Masalembu, belum 100 persen,” kata Abe, panggilan akrabnya.

Meski begitu, Abe masih tetap menunggu hasil rekapitulasi KPU. Sebab, hasil akhirnya tetap berada di KPU.

“Kemenangan hasil real count formulir C1 ini patut disyukuri dan tetap kita kawal bersama-sama sampai rekapitulasi di tingkat KPU,” tambah mantan jurnalis senior ini.

Budayawan Madura asal Sumenep itu mengucapkan terima kasih kepada warga Sumenep yang cukup antusias berpartisipasi dalam Pilkada kali ini.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh warga Sumenep yang telah memberikan kepercayaan kepada calon kami. Mari bersama-sama untuk membangun Sumenep tercinta,” ajak Abe.

Sekretaris DPC PDIP Sumenep ini menegaskan, mulai hari ini tak ada lagi 01 dan 02. Kata Abe, semuanya harus jadi satu, kembali menjadi warga yang utuh. Ia berharap tidak ada lagi perbedaan dan perpecahan. Apalagi harus terjadi gesekan.

“Selesai ini kita adalah satu keluarga besar, kembali menjadi warga Sumenep yang utuh. Tidak ada perpecahan dan perbedaan, apalagi permusuhan,” jelas Abe.

Rekapitulias Real Count Tim Pemenangan Paslon 01

Achmad Fauzi-Dewi Khalifah

1. Batang-batang (57,08 %)
2. Batuputih (51,29 %)
3. Batuan (57,92 %)
4. Bluto (56,29 %)
5. Dasuk (53,80 %)
6. Dungkek (56,50 %)
7. Ganding (54,40 %)
8. Giligenting (56,41 %)
9. Kalianget (53,60 %)
10. Kangayan (58,10%)
11. Lenteng (52,75 %)
12. Manding (54,18 %)*
13. Masalembu (57,47 %)*
14. Nonggunong (52,09 %)
15. Pragaan (54,05 %)
16. Rubaru (50,48 %)
17. Saronggi (55,81 %)
18. Talango (61,85 %)

Fattah Jasin-Ali Fikri

1. Ambunten (51,80 %)
2. Arjasa (53,05 %)
3. Gapura (50,64 %)
4. Gayam (52,50 %)
5. Guluk-guluk (55,85 %)
6. Kota (50,43 %)
7. Pasongsongan (53,80 %)
8. Raas (53,02 %)
9. Sapeken (53,52 %)

(*)

Penulis : Oktaviana Dwi K.K
Editor : Raudatul Fitrah

Komentar