Rentenir Cekik Petani Tembakau Sumenep

Penulis: Muhammad IqbalEditor: Hartono
Rentenir Cekik Petani Tembakau Sumenep
Para petani tembakau Sumenep menunjukkan tembakau kering (Istimewa for @portalmadura.com))

PortalMadura.Com, di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih dihadapkan pada tingginya bunga modal yang digunakan saat tanam hingga panen.

Misalnya, petani tembaku di Kecamatan Pasongsongan. Mereka memanfaatkan modal yang dipinjam dari rentenir. Hal ini, diungkapkan Sekretaris Forum Federasi Petani Tembakau Madura (FPTM), Miftahul Arifin.

“Modal untuk menanam tembakau itu masih menjadi kendala utama. Rata-rata masih pinjam ke rentenir,” katanya, Senin (7/11/2022) dihubungi PortalMadura.Com.

Umumnya, kata dia, bila pinjam Rp1 juta untuk modal menanam tembaku, mereka harus mengembalikan hingga Rp1,8 juta setelah panen. “Ini menjadi kendala utama bagi petani,” ujarnya.

Modal dengan bunga sangat tinggi dinilai menambah keterpurukan petani tembakau Sumenep. Menurutnya, pemerintah daerah harus bisa hadir dalam memenuhi kebutuhan modal petani tembakau.

“Seandainya modal produksi tembakau pemerintah bisa hadir, semacam memberikan pinjaman atau koperasi insyaallah petani akan semakin baik,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.