oleh

Risiko Memiliki Kuku Panjang Bagi Kesehatan

PortalMadura.Com – Sebagian wanita senang memanjangkan kuku agar terlihat lebih feminin dan mudah untuk dibentuk maupun dihias. Tapi sebenarnya memelihara kuku panjang bisa menjadi sumber penyakit dan penyebab terjadinya gangguan kesehatan.

Bagi Anda yang suka memanjangkan kuku perlu mengetahui risiko bagi kesehatan. Dilansir dari laman Alodokter.Com, Kamis (3/12/2020) berikut beberapa risiko kesehatan di balik kuku panjang.

Diare

Penyakit yang membuat penderitanya buang air besar encer hingga berkali-kali ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari virus, bakteri, dan parasit. Gejalanya pun bisa ringan hingga sangat berat. Parasit tertentu bahkan bisa merusak dinding usus dan menyebabkan diare berdarah

Ketiga penyebab diare tersebut bisa bersembunyi di balik kuku panjang Anda. Virus, bakteri, maupun parasit bisa dengan mudah masuk ke tubuh bila Anda memanjangkan kuku tanpa membersihkan dengan baik, serta tidak mencuci tangan setelah dari kamar mandi atau sebelum makan.

Cacingan

Tidak hanya anak-anak, penyakit cacingan juga bisa dialami oleh orang dewasa. Penyakit ini bisa bermula dari cacing maupun telur cacing yang ada di tanah, baik itu cacing pita, cacing gelang, cacing kremi, atau cacing tambang.

Cacing kecil atau telur cacing ini bisa dengan mudah terselip di kuku panjang Anda saat menyentuh tanah, misalnya saat berkebun atau melakukan pekerjaan apa pun yang bersentuhan dengan tanah.

Ketika Anda memasukkan tangan ke dalam mulut tanpa mencuci tangan dengan benar, telur cacing atau anak cacing yang berada di balik kuku Anda akan masuk pula ke dalam tubuh, lalu tumbuh dan berkembang di dalam usus.

Covid-19

Memiliki kuku yang panjang juga bisa meningkatkan risiko Anda mengalami Covid-19. Seperti yang telah kita ketahui, virus Corona bisa bertahan di permukaan dalam waktu yang cukup lama. Hal ini juga berlaku untuk permukaan kuku, sela-sela kuku, dan tangan.

Jika membersihkan kuku panjang saat mencuci tangan tidak maksimal, risiko Anda terinfeksi virus Corona akan meningkat saat Anda menyentuh area mata, hidung, atau mulut.

Human Papillomavirus (HPV)

Human papillomavirus adalah virus yang bisa menyebabkan kutil pada kulit dan alat kelamin. Virus ini menginfeksi dengan masuk melalui kulit yang terluka. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa HPV dapat hidup di sela-sela kuku yang panjang.

Keberadaan virus ini pada kuku meningkatkan risiko tumbuhnya kutil. Kutil tidak hanya bisa tumbuh di tangan, tapi juga pada area tubuh lain, terutama mulut, alat kelamin, dan liang anus.

Rewrite : Oktaviana Dwi K.K
Sumber : Alodokter.Com

Komentar