oleh

Roda 2 Gratis di Tol Suramadu, Tidak Akan Berdampak Signifikan Terhadap Ekonomi Warga Madura

PortalMadura.Com, Sumenep – Pembebasan atau gratis tarif Tol Suramadu bagi pengguna roda dua (motor) yang akan diberlakukan, sejak Sabtu (13/6/2016), dinilai tidak akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Madura.

Ketua Ikatan Sarjada Ekonomi Indonesia (ISEI) Madura, Alwiyah mengungkapkan, tarif tol untuk roda dua bukan nilai yang memberatkan bagi masyarakat Madura, apalagi, penerapan tarif selama ini hanya Rp3 ribu.

“Tentu, kebijakan itu tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Madura,” tegas Rektor Unija, Sumenep ini.

Menurut Alwiyah, yang menjadi beban bagi kehidupan masyarakat Madura adalah naiknya harga barang-barang, terutama kebutuhan sehari-hari, yang salah satunya dipicu oleh kenaikan biaya transportasi.

“Pembebasan tarif tol bagi roda dua itu, tidak berhubungan langsung dengan alat transportasi barang-barang yang masuk ke Madura,” katanya.

Yang perlu menjadi kajian, sambungnya, bagaimana melakukan pengawasan dan tarif transportasi bagi angkutan barang, sehingga dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat Madura.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan tarif tol di Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) untuk kendaraan roda dua atau golongan 6. Berlaku, sejak Sabtu, 13 Juni 2015, pukul 00.00 Wib.

Jembatan Suramadu memiliki panjang 5,4 Km dengan lebar mencapai 30 meter yang menghubungkan Surabaya dengan Pulau Garam Madura.

Jembatan Suramadu yang dikelola PT Jasa Marga itu, menerapkan tarif tol Jembatan Suramadu, untuk golongan I (mobil) sebesar Rp 30.000. Golongan II Rp45.000, Golongan III sebesar Rp 60.000 dan golongan IV sebesar Rp 75.000. Khusus sepeda motor sebesar Rp 3.000, sejak jembatan diresmikan tahun 2009.(hartono)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.