oleh

Rp 1,4 M Tak Jelas Rimbanya, Dewan Tolak Penambahan Dana PLTD Gili Raja

PortalMadura.Com, Sumenep – Komisi B DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dengan tegas menolak Rencana Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menambah anggaran program Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Pulau Gili Raja.

Sebelumnya telah dikucurkan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar untuk program tersebut. Namun, pihak Komisi B mengklaim belum ada kejelasan realisasi dan tidak ada laporan, sehingga pengajuan tambahan anggaran sebesar Rp 7,4 miliar ditolak.

“Boleh saja ESDM mengajukan usulan penambahan anggaran, yang penting demi kepentingan masyarakat, tapi kalau laporan penggunaan dana sebelumnya sudah tidak jelas, ngapain kami menyetujui usulan penambahan anggaran,” tegas Bambang Prayogi, Ketua Komisi B DPRD Sumenep, Rabu (25/6/2014).

iklan hari santri

Bahkan, pihaknya mengaku trauma dengan kinerja ESDM. Program kelistrikan di Pulau Masalembu hingga saat ini masih blunder, dan mesin diesel yang sudah ada  didaerah tersebut terancam mubadzir karena belum difungsikan.

“Sudah cukup kasus PLTD Masalembu. Kecuali ESDM mau memberikan laporan rincian penggunaan dana sebesar 1,4 miliar rupiah yang sudah direalisasikan di Gili Raja, baru kami akan menyetujui usulan penambahan anggaran,” tambahnya.

Sementara Kepala ESDM Sumenep, Abd Kahir, mengusulkan tambahan anggaran PLTD di pulau Gili Raja, sebesar Rp.7,4 miliar, dengan rincian pemasangan jaringan Rp. 5, 8 miliar, rumah listik Rp.150 juta, dan pengadaan genset Rp.1, 5 miliar. Namun karena dana sebesar Rp 1,4 miliar yang sudah direalisasikan sebelumnya tidak jelas laporannya, maka usulan tersebut ditolak komisi B.(dien/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.