Rujak Cingur Pamekasan Laris Manis, Sayang Tempatnya Kotor

Rujak Cingur dan Kepeng
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Makanan khas Pamekasan, Madura, Jawa Timur, salah satunya adalah Rujak Cingur dan kripik Kepeng (bahan dasar singkong).

Kuliner yang satu ini banyak diburu penggemarnya, baik warga setempat maupun warga luar yang kebetulan mampir di kota bertajuk “kota berteman”.

Sayangnya, belum ada yang dikelola dengan sempurna dan tidak menjaga kebersihan, sehingga terkesan kotor, tidak sehat dan jorok. Misalnya, di salah satu warung, jalan Jingga, Pamekasan.

Tempat Makan Rujak Cingur Jorok
Tempat duduk jorok (Istimewa)

Kondisi tersebut dikeluhkan oleh salah seorang pengunjung yang memburu kuliner Rujak Cingur, Fifi Trisjanti, Mall Director Matos dan Lippo Plaza Batu, Jawa Timur, Rabu (28/6/2017).

“Laris manis, sayang tempatnya tidak diperhatikan. Kalau bersih dan tidak jorok pasti lebih laris manis lagi,” ujar Fifi Trisjanti, memberi masukan.

Baca Juga:  Resep Ramen Mie Instan Homemade

Para penjual Rujak Cingur, selain butuh pembinaan dari pemerintah daerah, juga butuh kesadaran dari warga itu sendiri tentang pentingnya kebersihan, kesehatan makanan, dan pelayanan bagi pemburu kuliner.

Rujak Cingur

Kuliner ini mudah ditemukan di daerah wilayah Pamekasan, Madura. Dalam bahasa Jawa kata cingur berarti “mulut”, hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan.

Rujak Cingur Pamekasan, disajikan dengan kripik Kepeng berbahan dasar singkong.(Hartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.