Rumah Kadernya Dirusak Orang, Ketua Gerindra Pamekasan Datangi Mapolres

  • Bagikan
Gerindra Foto Istimewa
dok. Gerindra (Foto Istimewa)

PortalMadura. Com, Pamekasan– Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Agus Sujarwadi mendatangi Mapolres setempat menyikapi pengrusakan rumah kadernya di Dusun Tinjang Desa Branta Pesisir Kecamatan Tlanakan, Sabtu (6/1/2017).

Menurut Agus, pengrusakan rumah dan sebagian barang berharga tersebut merupakan pelanggaran hukum yang harus disikapi serius oleh aparat kepolisian agar menjadi pembelajaran hukum bagi masyarakat. Apalagi, pengrusakan itu disertai ancaman pembunuhan oleh pelaku.

“Tindakan penyerangan dan perusakan rumah, apalagi melakukan ancaman pembunuhan yang disertai upaya, adalah pelanggaran hukum berat. Ini adalah tindakan kriminal yang brutal dan luar biasa,” tegasnya.

Mantan Aktivis PMII Pamekasan ini menambahkan, dirinya menghadap langsung kepada Wakapolres Pamekasan agar kasus tersebut ditangani serius dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Karena sebagian anggota keluarga korban takut kembali ke rumahnya akibat peristiwa tersebut.

“Tadi saya telah menghadap Wakapolres, bersilaturrahmi dan menyampaikan fakta-fakta yang ada tentang penyerangan itu. Kami berharap agar teman-teman di kepolisian sesegera mungkin menangkap para pelakunya,” tandasnya.

Kasus pengrusakan rumah kader Gerindra yang juga Anggota DPRD Pamekasan, Taufiqurrahman tersebut berawal dari kasus rental mobil. Dimana, ipar korban menyewa mobil ke luar kota, tetapi mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan dan sebagian penumpangnya patah tulang.

Atas kerusakan mobil tersebut, pemilik rental meminta ganti rugi sebesar Rp 115 juta kepada adik ipar korban dan telah sepakat mengganti. Tetapi karena belum punya uang, adik ipar korban membuat surat pernyataan untuk mengganti, sementara dirinya hanya sebatas saksi pada saat penandatanganan surat pernyataan tersebut.

“Saat itu saya hanya sebagai saksi, ketika jatuh tempo justru rumah saya yang jadi sasaran. Ini jelas tindakan kriminal. Biar kasus ini ditangani Polisi dan pelakunya segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” Tutup Taufiqurrahman. (Marzukiy/Nanik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.