Rupiah Melemah ke Rp16.985 per Dolar AS, Terus Tergerus Sejak Awal Pekan  

Avatar of PortalMadura.com
Rupiah Melemah ke Rp16.985 per Dolar AS, Terus Tergerus Sejak Awal Pekan
Rupiah Melemah ke Rp16.985 per Dolar AS, Terus Tergerus Sejak Awal Pekan

PortalMadura.comNilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa pagi, 20 Januari 2026. Mata uang Garuda terpantau turun 30 poin atau 0,18 persen ke level Rp16.985 per dolar AS, menurut data dari pasar valuta asing di Jakarta.

 

Sehari sebelumnya, Senin (19/1), rupiah sudah mengalami tekanan signifikan. Pada penutupan perdagangan, kurs rupiah jatuh 68 poin menjadi Rp16.955 per dolar AS, setelah sebelumnya dibuka di posisi Rp16.904. Angka tersebut merupakan penurunan dari level akhir pekan lalu yang berada di Rp16.887.

 

Pelemahan rupiah sepanjang pekan ini mencerminkan tekanan berkelanjutan terhadap mata uang domestik. Sejak Senin pagi, rupiah telah terdepresiasi lebih dari 98 poin terhadap dolar AS.

 

Indikator resmi dari Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), juga menunjukkan tren serupa. Pada Selasa, JISDOR melemah ke Rp16.935 per dolar AS, naik dari posisi sebelumnya di Rp16.880.

 

Meski tidak disebutkan secara eksplisit dalam laporan Antara, pelemahan rupiah umumnya dipengaruhi oleh sentimen global seperti pergerakan suku bunga The Fed, fluktuasi harga komoditas, serta arus modal asing keluar dari pasar negara berkembang.

 

Pasar akan terus memantau respons kebijakan dari otoritas moneter, termasuk langkah Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi.

 

Dengan pelemahan ini, pelaku usaha yang bergantung pada impor dan utang berdenominasi dolar mungkin menghadapi tekanan biaya yang lebih besar, sementara eksportir bisa sedikit diuntungkan dari sisi pendapatan dalam rupiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses