oleh

Said Abdullah Bagikan Puluhan Ribu Paket Sembako di Madura

PortalMadura.Com, Sumenep – Anggota DPR RI Dapil Jatim XI MH Said Abdullah membagikan puluhan ribu paket sembako kepada warga di Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan.

Paket sembako yang berisi 2,5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 2 mie instan, dan 200 gram garam dapur itu diserahkan langsung kepada warga.

“Ada relawan kami dan pengurus DPC PDI Perjuangan se-Madura yang bergerak dari rumah ke rumah, dari kampung ke kampung, dan dari desa ke desa lainnya. Setiap hari selama Ramadan 1442 H. Mereka menyerahkan paket sembako langsung kepada warga,” kata Said melalui telepon dari Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Politisi senior PDI Perjuangan ini menjelaskan, pembagian paket sembako kepada warga di empat kabupaten di Pulau Madura itu merupakan bentuk kepedulian kepada sesama di bulan penuh berkah ini.

Apalagi, hingga saat ini, dunia termasuk Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19 yang membuat aktivitas kehidupan belum berjalan normal.

Penyerahan paket sembako pun dilakukan langsung dari rumah ke rumah oleh relawan supaya tidak ada kerumunan atau penumpukan orang, karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Ini ikhtiar kami secara pribadi sekaligus bentuk perhatian kami sebagai anggota DPR atas kondisi riil di wilayah konstituen kami. Kondisi sebagian masyarakat kita perlu dibantu dan kami berusaha mengisi ruang itu sesuai kemampuan kami,” ujarnya, menerangkan.

Ketua Badan Anggaran DPR RI ini pun mengajak seluruh elemen masyarakat yang memiliki kemampuan lebih guna berbagi kepada sesama selama masa Ramadan dan pandemi Covid-19.

“Apa pun bentuknya dan berapa pun jumlahnya, selama itu dibutuhkan oleh warga, ayo berbagi. Jangan pernah berhitung untuk sebuah ikhtiar kemanusiaan dan kepentingan publik,” kata Said, menambahkan.

Ia pun mengajak seluruh warga untuk meningkatkan ibadah selama masa Ramadan dan bersama-sama memanjatkan doa kepada Tuhan yang Maha Esa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.(*)

Penulis : Slamet HD
Editor : Fianolita Purnaningtias

Komentar