oleh

Salah Pendistribusian, Harga BBM Melambung di Pulau

PortalMadura.Com, Sumenep – Harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan solar di kepulauan Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur kini mencapai Rp12 ribu per liter.

“Dari dulu harga BBM bersubsidi di Kangean tidak pernah murah, berkisar antara Rp12 ribu, bahkan lebih,” kata Muhlis, anggota DPRD Sumenep, asal Pulau Kangean, Senin (29/12/2014).

Menurutnya, tingginya harga BBM ini disebabkan dampak dari amburadulnya sistem distribusi dari Pertamina ke Agen Premium Minyak dan Solar (APMS). Sebab, selama ini BBM dijual diluar Dispenser APMS, meski memerintah sudah mewanti-wanti agar APMS mematuhi aturan main.

“Kalau di APMS BBM sering kosong, warga membelinya di pengecer, karena saat Pertamina mendistribusikan BBM tidak langsung ke Dispenser APMS, justru dijual ke pengecer, makanya harga BBM selalu mahal,” terangnya.

Melihat kondisi seperti itu, lanjutnya, masyarakat kepulauan terkesan pasrah. Sebab, sudah beberapa kali menyampaikan aspirasinya, pemkab hanya menampungnya.

“Pada tanggal 9 Oktober 2014, ada pertemuan masyarakat dengan pemerintah termasuk pengelola APMS, disepakati penjualan BBM disesuaikan dengan aturan yang ada yakni harus dijual melalui Dispenser, tapi ternyata realisasinya tidak ada,” tegasnya.

Meski BBM tidak langka, tapi harganya selalu tinggi. Masyarakat menilai, warga Kepulauan tidak pernah menikmati subsidi BBM itu.

“Kalau untuk kepulauan, tidak ada subsidi BBM, buktinya harga BBM selalu tingga,” tukasnya. (arif/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.