oleh

Saluran Air Tersumbat, Lima Haktare Tanaman Padi Tergenang

PortalMadura.Com, Sampang – Warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur memperbaiki gorong-gorong dekat lahan pertanian secara swadaya.

Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Banjar Talela, Jauhari menyampaikan, tanaman padi milik warga tergenang akibat saluran air sempit dan gorong-gorong pecah pasca curah hujan tinggi. Kondisi air tersendat tidak dapat mengalir ke hilir.

Disebutkan, luas lahan pertanian yang tergenang luapan air yang mampet mencapai lima haktare. Jika dibiarkan tidak diperbiki, tanaman padi terancam gagal panen pada tahun 2021.

Menurut Jauhari, air yang meluap ke lahan persawahan dan tanaman padi lantaran gorong-gorong pinggir jalan juga tersumbat banyak sampah dan bebatuan.

“Jika kondisi saluran air terus dibiarkan, maka para petani akan merugi dan terancam gagal panen,” ungkapnya, Kamis (31/12/2020).

Sementara, Kepala Desa Banjar Talela, Kholid mengaku akan melakukan perbaikan saluran air yang rusak dan menggenangi lahan padi para petani.

“Kami segera melakukan perbaikan terhadap saluran air dan gorong-gorong yang tersumbat,” ujarnya.

Pihaknya mengakui, jika gorong-gorong sempat diperbaiki warga melalui dana swadaya demi menyelamatkan tanaman padi agar tidak terendam air.

Bahkan Kholid berharap, agar ada perhatian dari pemerintah daerah untuk kondisi saluran air yang perlu perbaikan lebih cepat dengan melakukan pengerukan.

“Dinas terkait harus lebih memperhatikan dan melakukan peninjauan terhadap kondisi saluran air. Kami juga akan mengajak warga untuk bersama-sama membersihkan saluran air yang sudah lama tidak dikeruk,” pungkasnya.(*)

Penulis : Rafi
Editor : Dwi Oktaviana KK

Komentar