oleh

Samaudin Dipecat, Diduga Imbas Iklan Pelantikan Bupati Sumenep Tak Dibayar

PortalMadura.Com, Sumenep – Samaudin (40), salah seorang wartawan media cetak yang berkantor di Surabaya, Jawa Timur dipecat oleh pihak manajemen.

Pemecatan itu, diduga imbas dari iklan yang belum dibayar oleh pihak Humas Pemkab Sumenep, sehingga menjadi tunggakan yang dibebankan pada Samaudin yang bertugas di Sumenep.

“Iklan yang belum dibayar hingga hari ini, salah satunya pelantikan Bupati Sumenep, Busyro Karim,” kata Samaudin, pada PortalMadura.Com, Selasa (17/5/2016).

Ia menjelaskan, nilai iklan yang masih ‘ngendon’ di Humas Pemkab Sumenep sekitar Rp4.500.000 (Empat juta lima ratus ribu rupiah).
“Yang menjadi masalah, bukan pada pemecatan saya. Tapi, kenapa Humas Pemkab tidak mampu membayar. Persoalan saya dipecat, hal yang wajar karena saya memang ada tunggakan,” ujarnya.

iklan hari santri

Pihaknya kecewa dengan manajemen diinternal Humas Pemkab Sumenep. “Kok bisa, pelantikan bupati itu kan sudah bulan Februari 2016, tapi dana iklan belum dicairkan,” ucapnya.

Sementara, kabag Humas Pemkab Sumenep, Didik Suyuti mengakui jika masih ada dana iklan ke media yang belum terbayar. “Iklan yang ke pak Samaudin sudah dalam proses pencairan,” terangnya.

Ia menjelaskan, lambannya pencairan iklan tersebut karena harus ‘antri’. “Artinya, secara bergantian dana iklan ke berbagai media itu tidak bisa dicairkan sekaligus, tapi antri,” dalihnya.

Pada triwulan pertama tahun 2016, dana iklan yang bisa dicairkan hanya 15 persen dari total anggaran yang ada. Sedangkan pada triwulan kedua baru mencapai 35 persen.

“Dana iklan yang ada di Humas itu kan terbatas,” katanya.

Dana Iklan di Humas Pemkab Sumenep mencapai Rp332 juta lebih untuk media cetak dan Rp74 juta lebih untuk media elektronik (online dan Radio).(Hartono)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.