oleh

Satgas Covid-19 Desa Banyupelle Lakukan Penyemprotan Disinfektan Secara Serentak

PortalMadura.Com, Pamekasan- Pemerintah Desa Banyupelle Kecamatan Palengaan Pamekasan, Madura, Jawa Timur melakukan penyemprotan disinfektan secara serentak sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19), Jumat (3/4/2020).

Kepala Desa Banyupelle, Samsul Arifin mengatakan, pihaknya telah membentuk satuan tugas (satgas) melawan covid-19 sebagai ikhtiar menjaga kesehatan masyarakat yang saat ini menjadi pandemi di dunia. Terutama di tempat-tempat ibadah dan rumah warga yang masuk dalam status orang dalam resiko (ODR) lantaran baru datang dari luar daerah.

“Kami lakukan penyemprotan secara serentak di delapan dusun se Desa Banyupelle bersama dengan satgas covid-19. Hal ini kami lakukan sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat dari wabah penyakit,” ungkapnya.

Alumnus Ponpes Kebun Baru Palengaan ini menambahkan, pihaknya juga membangun pos kesehatan bagi warga yang ingin mengecek kesehatannya untuk menfasilitasi masyarakat. Terutama warga yang datang dari luar daerah. Berdasarkan data di pos covid-19 Desa Banyupelle, tercatat ada 163 orang yang masuk status ODR, serta 2 orang masuk dalam status orang dalam pemantauan (ODP).

“Masyarakat yang ingin cek kesehatan silahkan di pos kesehatan penanganan covid-19 di polindes. Terutama masyarakat yang datang dari luar kota, karena itu penting demi menjaga kesehatan bersama,” tandasnya.

Dia menjelaskan, ada 15 masjid di Desa Banyupelle yang telah selesai dilakukan penyemprotan secara serentak. Masing-masing masjid Darul Hikmah, Nurul Jannah, Baiturrohman Dusun Duwak Daking, Baiturrohman Dusun Konten, masjid Nurul Hadi, Al Ikhlas, Jabal Fukoro’, Nurul A’la, Arruhamak, Nurul Huda, Annur, Al Hidayah, Arrahman, Raudatul Islam, dan masjid Raudatul Jannah, serta 21 musala.

“Kita niatkan ibadah kepada Allah, karena sebaiknya-baiknya manusia itu mereka yang bermanfaat bagi orang lain. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi ummat, terutama masyarakat Desa Banyupelle,” harap dia.

Dia meminta kepada masyarakat agar mengecek kesehatannya terlebih dahulu bagi warga yang datang dari luar daerah sebelum bertemu dengan keluarganya. Termasuk bagi warga yang merasa ada gejala covid-19 seperti batuk, gangguan pernafasan dan batuk.

“Kurangi frekuensi bepergian ke tempat umum, berprilaku hidup sehat dan bersih dengan memakan makanan yang bergizi. Hindari kemaksiatan dengan cara amar ma’ruf nahi mungkar, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah,” pungkasnya.(*)

Penulis : Marzukiy
Editor : Rena RH
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE