Satpo PP Pamekasan Kesulitan Ungkap Praktik Prostitusi

  • Bagikan
Satpol PP Pamekasan
dok. Kantor Satpol PP Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Peredaran bisnis esek-esek di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diduga tetap marak, meskipun sejauh ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat sulit membongkar praktik prostitusi tersebut.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Ainurrahman mengaku, pihaknya rutin menggelar razia kepada sejumlah tempat yang dicurigai menjadi sarang Pekerja Seks Komersial (PSK), seperti pasar 17 Agustus Bugih, rumah kos dan sejumlah tempat lainnya.

“Sejak adanya penangkapan (PSK) beberapa waktu lalu itu, sampai sekarang kami lakukan patroli rutin, tapi tidak ada temuan lagi. Kami terus pantau, tidak hanya siang, tapi juga malam,” katanya kepada PortalMadura.com, Kamis (4/10/2018).

Dikatakan, dalam patroli rutin pihaknya terkadang melibatkan tim gabungan, seperti TNI, Polri dan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub). Tetapi, sejumlah lokasi yang ditelusuri tidak ditemukan adanya tempat pelayanan jasa hawa nafsu tersebut.

“Untuk di pasar 17 Agustus, kami tetap pantau warung penjual kopi itu, baik di luar atau di dalam. Kemudian tempat kos, kalau ada penghuni kos yang tidak bawa KTP, kami bawa ke kantor,” pungkasnya. (Marzukiy/Salimah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.