Satpol PP Sumenep Tak Mau Kompromi, Peminta Sumbangan Apapun di Jalan Akat Disikat

Penulis: TaufikurrahmanEditor: Hartono
Satpol PP Sumenep Tak Mau Kompromi Peminta Sumbangan Apapun di Jalan Akat Disikat
Satpol PP Sumenep tertibkan peminta sumbangan di jalan raya kota (ist)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Petugas Satpol PP Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak akan pernah kompromi dengan sekelompok orang yang meminta sumbangan di jalan raya kota selama bulan Ramadan 2022.

Lebih-lebih gelandangan dan pengemis [gepeng] yang berkeliaran di wilayah kota. “Tidak boleh ada gepeng maupun peminta sumbangan berkedok apapun masuk wilayah kota,” tegas Kabid Ketentraman Umum dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Sumenep Fajar Santoso, Rabu (6/4/2022).

Tindakan tegas itu, kata dia, dalam upaya menjaga ketentraman umum dan kenyamanan serta perlindungan pada masyarakat selama bulan Ramadan, khususnya di wilayah perkotaan.

Meminta sumbangan di jalan dapat menghambat arus lalu lintas dan awal terjadinya kecelakaan. Selain itu, untuk menghindari perspektif negatif dari masyarakat luar daerah.

Baca Juga:  Sumenep Hadapi Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten Kreatif Kemenparekraf

Umumnya, pada bulan Ramadan jumlah gepeng maupun peminta-minta sumbangan di jalan umum meningkat. Selama ini, sudah ada 10 orang yang terjaring razia.

“Rata-rata mereka itu pemain lama. Hanya ada satu orang pengamen baru yang masuk Sumenep dan sudah diserahkan ke Rumah Perlindungan Sosial,” terangnya.

Selama Ramadan, pihaknya akan aktif melakukan razia gepeng dan peminta sumbangan apapun di wilayah kota. “Akan kami tertibkan mereka karena mengganggu ketertiban umum,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.