oleh

Satu Orang Korban Petasan Masih Shok

PortalMadura.Com, Sumenep – Korban ledakan petasan, Jumaati (40), warga Dusun Toggung, Desa Dasuk Timur, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur masih terlihat shok, Minggu, (15/2/2015).

Ia yang masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moh Anwar Sumenep itu belum bisa diajak bicara oleh pihak keluarganya. Para wartawan juga dilarang untuk mengambil gambar.

“Masih belum bisa diajak bicara. Wartawan juga diminta untuk tidak mengambil gambar atas permintaan yang bersangkutan,” kata Kepala Desa Dasuk Barat, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Samsuri, dan masih cucu Jumaati.

Jumaati (40), menjadi korban ledakan petasan di rumahnya, sekitar pukul 10.00 Wib, Sabtu (14/2/2015). Kala itu, suami korban, Hafid (55), meracik petasan untuk menakut-nakuti burung di ladang pertaniannya.

Korban mengalami luka bakar dibagian perut dan tangannya hancur. Sedangkan suami korban tewas beberapa saat setelah sampai di Rumah Sakit Umum setempat, dengan kondisi luka bakar disekujur tubuhnya, tangan kiri hilang, dan dua kaki hancur. Bahkan, rambut korban hangus terbakar.

Sedangkan korban lain, Hammad (40), kondisinya sudah membaik dan sudah diperbolehkan pulang.

Kondisi rumah korban yang hancur berantakan masih terlihat ada garis polisi.(udin/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE