oleh

Satu TKI Asal Pamekasan Terjebak di Suriah

PortalMadura.Com, Pamekasan – Satu tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang kini mengadu nasib ke negeri Suriah  tidak bisa pulang ke kampung halamannya dalam kondisi negara tersebut tidak aman.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pamekasan, TKI tersebut atas nama Darwati (35) jenis kelamin perempuan warga Kelurahan Parteker Kecamatan Kota Pamekasan dengan status TKI ilegal.

“Dia tidak ada masalah, cuman mau pulang ke Indonesia karena situasinya disana tidak aman. Setiap hari bom di tetangga tetangga katanya. Artinya dia takut, sehingga mau pulang,” kata Kabid Penempatan Pelatihan Perluasan dan Produktifitas Dinsosnakertrans Pamekasan, Supardi, Rabu (9/12/2015).

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Indonesia untuk Suriah agar yang bersangkutan bisa pulang ke kampung halammnya sesuai permintaan pihak keluarga yang ditinggal.

“Kita sudah ngirim surat kepada pemerintah pusat terkait masalah ini, kita tahu soal ini dari kakaknya di Pamekasan yang meminta agar dia (Darwati) dipulangkan,” tandasnya.

Menurutnya, informasi terakhir yang didapat dari pemerintah pusat bahwa proses pemulangan TKI yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) itu sulit karena terkendala dokumen. (Marzukiy/har)


Komentar