Saudi Luncurkan Sistem Elektronik Untuk Kembalikan Biaya Umrah

dok. Jemaah haji mengelilingi Ka'bah, situs paling suci Islam, terletak di pusat Masjid al-Haram (Masjid Agung) di Mekah, Arab Saudi pada 22 Agustus 2017. (AA)
dok. Jemaah haji mengelilingi Ka'bah, situs paling suci Islam, terletak di pusat Masjid al-Haram (Masjid Agung) di Mekah, Arab Saudi pada 22 Agustus 2017. (AA)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Arab Saudi meluncurkan sistem elektronik untuk mengembalikan biaya umrah setelah Kerajaan Saudi melarang para jemaah masuk ke negara itu.

Larangan itu diberlakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 (virus corona) lebih lanjut.

Lewat sebuah pernyataan yang dirilis pada Minggu (1/3/2020), Kementerian Haji dan Umrah mengatakan, biaya tersebut akan dikembalikan ke para jemaah melalui travel agent di negara asal mereka.

Virus corona, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, telah menyebar ke lebih dari 30 negara lain, termasuk AS, Inggris, Singapura, Prancis, Rusia, Spanyol, dan India.

Pada Januari, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global.

Kemudian, pekan lalu, WHO pun menaikkan tingkat peringatan global dari “tinggi” ke “sangat tinggi”. (*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.