oleh

Sayap Pilar Pintu Gerbang Bekas Keraton Parsanga Sumenep Dirusak

PortalMadura.Com, Sumenep – Sayap pada pilar yang menandakan pintu gerbang bekas Keraton Parsanga, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dirusak oleh pekerja jalan lingkar utara.

Perwakilan pemuda Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, Astri Dwi Farianti (35), melakukan protes atas pengrusakan situs sejarah leluhurnya itu. “Kami tidak terima. Ini sudah jelas pengrusakan,” tegasnya.

Sayap Pilar Pintu Gerbang Bekas Keraton Parsanga Sumenep Dirusak
Astri Dwi Farianti @portalmadura.com

Astri Dwi Farianti bersama puluhan pemuda dan tokoh masyarakat lainnya mendatangi lokasi pintu gerbang bekas Keraton Parsanga yang terletak di Jl. Raya Gapura-Sumenep.

Menurutnya, leluhurnya membangun tidak sembarangan. Ada ritual yang dilakukan. “Ini sejarah Sumenep kenapa harus dirusak,” tandasnya.

iklan 2
Sayap Pilar Pintu Gerbang Bekas Keraton Parsanga Sumenep Dirusak
Penampakan dua Pilar Pintu Gerbang Bekas Keraton Parsanga Sumenep sebelum dirusak. (dok. Songennep Tempoe Doeloe)

Pihaknya mengaku terkejut dengan adanya pengrusakan sebagian bangunan yang seharusnya dijaga dengan baik.

Para pemuda Desa Parsanga sempat mendatangi aparat desa setempat untuk melakukan koordinasi, namun pihak aparat desa juga tidak mengetahui hal tersebut.

Bahkan, kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep.

“Kami minta bangunan dikembalikan pada wujud asal. Jika tidak, bisa saja kami akan menempuh jalur hukum,” tandas Astri Dwi Farianti yang juga pemerhati situs dan cagar budaya desa setempat.

Pilar atau pintu gerbang bekas Keraton Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep merupakan peninggalan Pangeran Siding Puri yang berkuasa pada tahun 1502 sampai dengan 1559.

Di masa itu, menjadi pusat Pemerintahan Sumenep. Pangeran Siding Puri juga dikenal dengan sebutan Adipati Pangeran Arya Wiroboyo (Pangeran Atio Secodiningrat V).(*)

Penulis : Hartono
Editor : Salimah
Tirto.ID
Loading...

Komentar