oleh

SBY Ke Sumenep, PKL Berharap Tetap Bisa Jualan

SUMENEP (PortalMadura) – Rencana sterilisasi Taman Adipura (Taman Adipura) Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai dikeluhkan oleh para pedagang kaki lima (PKL). Mereka tetap akan memilih berjualan selama kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang direncanakan tiba di Sumenep, pada hari Rabu (4/12/2013) siang.

“Kalau saya berharap tetap bisa berjualan di areal Taman Bunga. Karena satu-satunya tempat yang mampu menupang ekonomi keluarga,” ujar Samsuri (43), Salah satu PKL di Taman Adipura.

Dia menilai, jika para pedagang dilarang berjualan di Taman Adipura selama presiden di Sumenep, maka pengamanan yang akan dilakukan oleh petugas terlalu berlebihan.

iklan hari santri

“Kedatangan pak SBY di Sumenep seharusnya berdampak positif pada perekonomian. Ketika dilarang berjualan dengan alasan sterilisasi, maka sangat tidak masuk akal,” tegasnya.

PKL lainnya, Farida (37) menyampaikan hal serupa. “Kalau tidak boleh jualan, maka pendapatan saya yang setiap harinya rata-rata Rp200 ribu akan hilang, mas!,” ujarnya.

Sementara, Kepala Satpol PP Sumenep, Abd. Madjid menjelaskan, penutupan PKL di areal taman adipura itu hanya pada saat Presiden SBY tiba di Sumenep. “Sterilisasi taman adipura hanya diberlakukan satu hari saja, tepatnya tanggal 4 Desember 2013. Dan ini sudah tidak ada pilihan lain,” terangnya.(ida/htn).


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.