oleh

Sedot APBN Rp70 Miliar, Puluhan Mahasiswa Soroti Proyek Normalisasi Kali

PortalMadura.Com, Sumenep – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Mahasiswa Sumekar Raya (Mahasurya) melakukan aksi unjuk rasa ke Dinas PU Pengairan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Mereka menuding banyak terjadinya kejanggalan proyek normalisasi kali Saroka di Desa Nambakor, Saronggi, Kali Marengan serta tangkis laut di Slopeng, Dasuk yang menyedot APBN sebesar Rp70 miliar.

“Kami melihat, untuk di Kali Saroka itu tidak perlu dilakukan pancang karena tidak rawan longsor, cukup dilakukan penguatan tanggul,” ungkap, Bisrie Gie, korlap aksi, Senin (21/12/2015).

Ia mendesak, PU Pengairan agar ikut serta mengawal pekerjaan proyek ditiga titik tersebut sehingga pekerjaannya tidak dilakukan secara asal-asalan.

“Kami tahu anggaran dalam proyek ini memang dari APBN, tapi pemerintah daerah yakni PU Pengairan harus ikut memantau,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Pengairan Sumenep, Eri Susanto mengaku akan menyampaikan tuntutan itu ke BPWS sebagai pengguna anggaran, karena daerah tidak mempunyai kewenangan apapun dalam proyek tersebut.

“Ini kewenangan BPWS, tuntutan mereka akan kami sampaikan ke BPWS,” ucap Eri.

Eri menegaskan, dalam proyek ditiga titik tersebut, daerah memang tidak ada peran, termasuk monitoring dan pengawasan.

“Kewenangan daerah untuk melakukan pengawasan memang tidak ada, semua proyek APBN berada di BPWS,” tegasnya. (arifin/har)


Komentar