oleh

Seharusnya Juara, Madura FC Beber Laga Liga 2 2018 ‘Tak Fair’

PortalMadura.Com, Sumenep – Tim Madura FC mengakhiri Liga 2 Indonesia 2018 pada posisi 4 klasemen grup B dengan mengantongi 6 poin selama menjalani 6 kali laga pada babak 8 besar.

Hasil tersebut mengecewakan Kepala Pelatih Madura FC, Salahudin yang menyebabkan tim asuhannya gagal untuk lolos pada babak Semifinal Liga 2 musim tahun 2018 ini.

Kekecewaan itu terlihat jelas pada raut muka Salahudin usai laga kandang kontra Persita Tangerang dengan skor akhir 1-2 untuk tim tamu (21/11).

Salahudin dengan tegas menyampaikan, tidak seharusnya Madura FC terhenti di babak 8 besar. “Madura FC seharusnya bukan hanya bisa lolos ke Semifinal, tapi kita pantas jadi juara Liga 2,” ujarnya.

Gagalnya Madura FC pada musim 2018 bukan karena faktor pemain, tetapi lebih didominasi faktor non teknis.

“Madura FC sering dikerjain selama musim Liga 2 2018,” ucapnya.

Ia mencontohkan, laga tandang kontra Persiraja Banda Aceh (17/11) 2 gol Madura FC dianulir, belum lagi peristiwa penalti. Persiraja Banda Aceh VS Madura FC diakhiri dengan skor 3-0 untuk tuan rumah.

Tonton cuplikan video gol Madura FC yang dianulir DISINI

Berbeda 180 derajat dengan peristiwa yang dialami Madura FC saat laga di kandang PSS Sleman (6/11), justru gol PSS Sleman tidak dianulir meski didahului dengan offside.

Baca Juga : Prahara Offside dan Wasit Tiba-tiba Cedera Misterius

Loading...

“Kalau main fair, Madura FC juara. Jadi, lebih banyak faktor non teknis yang menyebabkan Madura FC tidak lolos,” tegasnya.

Selama menjalani laga kasta kedua persepakbolaan tanah air ini, Madura FC sudah mengajukan beberapa nota protes atas kejadian yang merugikan Laskar Jokotole dan hal-hal lain yang dinilai tidak sportif.

Salah satunya, pada babak penyisihan kontra Martapura FC di Stadion Demang Lehman Martapura, Minggu (15/7/2018). Pada laga ini, Madura FC mengajukan protes.

Baca Juga : Madura FC Resmi Ajukan Nota Protes, Ini Fakta Dugaan Kecurangan di Martapura

Madura FC juga mengajukan nota protes pada babak 8 besar akibat pemain Madura FC mengalami hal buruk di kandang PSS Sleman (6/11). Dan membuahkan sanksi atas PSS Sleman, dua kali main tanpa suporter.

Baca Juga : Wasit Dinilai Tak Fair, Ofisial dan Pemain Alami Kekerasan di Sleman, Madura FC Ajukan Nota Protes

Baca Juga : Dihadapan Komdis PSSI, Madura FC Ungkap Dugaan Mafia Sepakbola

Belum lagi non teknis lainnya yang dialami Madura FC selama laga Liga 2 2018.

Selama babak penyisihan, Madura FC kebanggaan warga Sumenep ini, mampu mengamankan 39 poin dan berada pada posisi 3 besar setelah PSS Sleman dan Kalteng Putra. Madura FC mampu mencetak 35 gol, kemasukan 21 kali, menang 11 kali, seri 6 kali, kalah 5 kali dari 22 laga yang dijalani selama babak penyisihan Liga 2 2018 wilayah timur. (Hartono)





Berita PortalMadura Aplikasi Android PortalMadura
Loading...

Komentar