Sekolahnya Disegel, Siswa Kritik Pemerintah Lewat Spanduk Karnaval

Sekolahnya Disegel, Siswa Kritik Pemerintah Lewat Spanduk Karnaval
Karnaval perayaan Hari kemerdekaan ke 72 di Kecamatan Waru Pamekasan

PortalMadura.Com, – Ada yang unik dari karnaval perayaan HUT ke 72 Kemerdekaan RI Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (23/08/2017).

Siswa-siswi Pamekasan membawakan spanduk bertuliskan “Sekolah kami yang disegel, tidak menyurutkan tekad kami untuk berprestasi”. Itu mencerminkan keadaan sekolah mereka yang sudah disegel sejak Februari 2017.

Ketua LSM Aliansi Warga Pantura Madura (AWPM), Imam Syafii mengatakan jika tulisan spanduk yang dipergunakan oleh siswa SMAN 1 Waru itu semestinya membuat pemerintah segera melakukan tindak lanjut.

Bahkan, ia menyebut pihak UPT Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Pamekasan dan pihak terkait hanya mengobral janji. “Sekolah mereka kan sudah lama disegel, bahkan harus menumpang ke sekolah lain. Sampai hari ini juga belum jelas. Hanya janji saja,” kesal Imam.

Ia meminta agar pemerintah provinsi segera menemukan solusi atas penyegelan SMAN 1 Waru, yang sudah terjadi sejak 6 bulan lalu. “Secepatnyalah, jangan hanya janji saja. Kasihan mereka tak merasakan efektifnya belajar,” pungkasnya.

Baca Juga

Sementara itu, Kepala UPT Dinas Pendidikan Jawa timur, Wilayah Pamekasan enggan memberikan komentar. Bahkan saat dihubungi melalui telepon dan pesan singkat oleh PortalMadura.com tak kunjung ada jawaban.(Hasibuddin/Har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.