Selain Sinar UV dan Polusi, Ini 3 Penyebab Wajah Kusam

  • Bagikan
kulit kusam
ilustrasi

PortalMadura.Com – Polusi dan sinar matahari kerap menjadi alasan penyebab kekusaman wajah seseorang. Padahal tidak hanya itu saja, ada faktor lainnya yang tanpa disadari bisa memengaruhi kulit.

Jadi, bagi Anda yang ingin memiliki wajah cerah dan bersih, Anda perlu memerhatikan beberapa faktor ini. Apa sajakah itu?. Berikut beberapa penyebab kekusaman wajah selain sinar UV dan polusi:

Kurang Tidur
Perhatikan waktu tidur Anda, apakah sudah cukup atau masih kurang. Kurangnya waktu tidur dapat menyebabkan kekusaman pada wajah. Mengapa?.

Karena waktu terbaik untuk peremajaan kulit adalah ketika tidur, hormon-hormon untuk pertumbuhan dan perbaikan di antaranya kosrtisol dan melatonin akan dilepaskan ketika tidur. Hormon-hormon tersebut bermanfaat untuk membakar lemak, memperbaiki sel, memperbaiki kulit yang rusak, dan mengencangkan kulit.

Kulit Kurang Kelembapan
Perhatikan apakah sudah cukup minum air putih setiap harinya?. Ingat, air putih bukan air berwarna/berasa seperti teh, kopi, sirup.

Ketika kulit kurang kelembapan, maka otomatis akan tampak kusam sebagaimana tumbuhan yang tidak disiram air. Selain minum air putih, Anda juga bisa menggunakan pelembap kulit.

Caranya, oleskan pelembap dengan lembut mulai dari leher ke atas untuk meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang sel-sel di bawahnya. Hal ini dapat melepaskan oksigen ke permukaan kulit, sehingga wajah terlihat lebih sehat dan terhidrasi.

Stres
Sudah coba berbagai produk perawatan kulit tapi kok tetap kusam sih?. Barangkali penyebabnya adalah stres.

Pasalnya, stres bisa menyebabkan peningkatan kortisol, yang memengaruhi aliran darah ke kulit dan memperbaiki kulit. Maka dari itu, penting untuk melepas stres setiap harinya dengan melakukan olahraga, atau olah pernafasan. (ummi-online.com/Putri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.