Selama Tahun 2018, Pamekasan Gagal Realisasikan 18 Proyek

Arek Lancor Pamekasan
Monumen Arek Lancor Pamekasan
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Sedikitnya 18 proyek gagal terealisasi selama tahun 2018 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jatim. Kondisi tersebut mendapat sorotan dari DPRD setempat.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Hosnan Ahmadi, menyebutkan, mayoritas proyek itu ada dilingkungan Dinas Kesehatan. “Rata-rata karena ketidaklengkapan syarat administrasi,” ujar Hosnan, Selasa (18/1/2019).

Tahun ini, menjadi perhatian serius pihak legislatif, karena dinilai merugikan masyarakat Pamekasan. “Jangan sampai kondisi ini terus berulang dalam setiap tahun,” ujarnya.

Meski disadari ada yang dapat dilaksanakan pada tahun 2019, seperti proyek pengadaan obat-obatan dilingkungan Dinas Kesehatan, namun untuk program smart city memerlukan keseriusan pihak OPD.

“Jadi, tidak semuanya bisa dilaksanakan, apalagi syarat-syarat untuk program smart city ini butuh dokumen pendukung seperti pengadaan peralatan IT,” ujarnya.

Baca Juga:  Pasca Festival, Bupati Fauzi: Sumenep Harus Melahirkan Atlet Paralayang

Menurut dia, Pemkab lelet dan tidak memiliki komitmen dalam proses pelelangan proyek, sehingga banyak yang tidak terlaksana.

Kepala Bagian (Kabag) Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Kabupaten Pamekasan, Basri Yulianto mengaku tetap akan melakukan lelang proyek selama memenuhi syarat-syarat sesuai Perpres.

“Kalau misalnya syarat lengkap, maka kami akan mengumumkan, karena syarat itu harus sesuai isi Perpres,” kilahnya.(Hasibuddin/Nurul)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.